PENGELOLAAN KEUANGAN USAHA MIKRO DENGAN ECONOMIC ENTITY CONCEPT

Risnaningsih Risnaningsih

Abstract


@font-face { font-family: "Times New Roman"; }@font-face { font-family: "宋体"; }@font-face { font-family: "Calibri"; }@font-face { font-family: "TimesNewRomanPSMT"; }p.MsoNormal { line-height: 107%; font-family: Calibri; }span.msoIns { text-decoration: underline; color: blue; }span.msoDel { text-decoration: line-through; color: red; }div.Section0 { }

Pengelolaan keuangan menjadi salah satu masalah yang seringkali terabaikan oleh para pelaku bisnis Usaha Mikrokhususnya berkaitan dengan penerapan kaidah-kaidah pengelolaan keuangan dan akuntansi yang benar. Masalah ini biasanya timbul dikarenakan pengetahuan dan informasi pelaku Usaha Mikro mengenai akuntansi sangat terbatas, latar belakang pendidikan para pelaku Usaha Mikro juga mempengaruhi pengetahuan para pelaku Usaha Mikro, begitu pula dengan masalah yang dihadapi oleh Dhi Sablon dan Printing. Dalam akuntansi, economic entity concept merupakan konsep yang sangat ideal untuk Usaha Mikro, karena dengan menggunakan konsep ini Usaha Mikro akan mengetahui laba operasional usaha yang sebenarnya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Mikro Dhi Sablon dan Printing berusaha menerapkan economic entity concept di dalam usahanya meskipun belum sempurna. Dengan penerapan tersebut Usaha Mikro ini juga membuat laporan keuangan meskipun secara sederhana. Manfaat yang dirasakan Usaha Mikro Dhi Sablon dan Printing adalah memudahkan usahanya ketika ingin mengembangkan usahanya melalui  pinjaman pada pihak lain (Pihak Bank)


Full Text:

PDF

References


Baridwan, Zaki. 2010. Intermediate Accounting. Edisi Ke 8. BPFE. Yogyakarta.

Dewanti, Ida Susi. 2010. Pemberdayaan Usaha Kecil Dan Mikro: Kendala Dan Alternatif Solusinya. Jurnal Administrasi Bisnis. Volume 6. No. 2 Januari. UPN “Veteran” Yogyakarta

Fishbein, M., dan I. Ajzen. 1975. Belief, Attitude, Intention, and Behavior: an Introduction to Theory and Research. MA: Addison-Wesley, h. 302.

Jogiyanto. 2007. Sistem Informasi Keperilakuan. Penerbit Andi. Yogyakarta.

Kieso, D.E., J.J. Weygant, & Terry D.W. 2002. Intermediate Accounting. John Wiley & Sons, Inc. Erlangga. Jakarta.

Nazir, M. 2008. Metode Penelitian. Penerbit Ghalio Indonesia. Jakarta

Oesman, A.W. 2010. Konsep Entitas Dalam Pencatatan Akuntansi Kredit Program Pada Koperasi Dan Lembaga Keuangan Mikro. Eksis. Vol.6 No.1, Maret 2010: 1100 – 1266.

P2KP. “Mengenal Kelompok Usaha Mikro.” http://www.p2kp.org/wartaarsip detil.asp?mid=1094&catid=2&

Ross, S. Westerfield, R. & Jordan, B. 2000. Modern Financial Corporate. Mc Graw Hill.

Sartono, Agus. 2001. Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. BPFE. Yogyakarta.

Setyorini, Istiningrum, Nugroho, Dan Sagoro, 2010. Pelatihan akuntansi UMKM bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Untuk Meningkatkan Kinerja Keuangan Perusahaan. Yogyakarta.

Sohidin. 2002. Konsep Entitas Dalam Pencatatan Akuntansi Dana Subsidi BBM. Media Akuntansi. No.28.

Suadi, A. 1994. Akuntansi Keuangan Menengah. STIE YKPN. Yogyakarta.

Sutrisno. 2003. Manajemen Keuangan (Teori, Konsep, dan Aplikasi). EKONISIA. Yogyakarta.

Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah




DOI: http://dx.doi.org/10.25139/jaap.v1i1.97

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan, Prodi Akuntansi FEB UNITOMO