PENGARUH E-FILING, E-BILLING DAN E-FAKTUR TERHADAP KEPATUHAN PAJAK PADA BMT SE-KABUPATEN KUDUS

Husnurrosyidah Husnurrosyidah

Abstract


@font-face { font-family: "Times New Roman"; }@font-face { font-family: "宋体"; }@font-face { font-family: "Calibri"; }@font-face { font-family: "Arial"; }p.MsoNormal { line-height: 114%; font-family: Calibri; }p.MsoFooter { line-height: 114%; font-family: Calibri; }span.msoIns { text-decoration: underline; color: blue; }span.msoDel { text-decoration: line-through; color: red; }div.Section0 { }

Pajak merupakan pungutan wajib pemerintah berdasarkan undang-undang. Pajak merupakan sumber penerimaan APBN terbesar di negara Indonesia. Berbagai kemudahan dalam pembayaran pajak telah disediakan direktorat pajak untuk wajib pajak diantaranya e-filing, e-billing dan e-faktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-filing, e-billing dan e-faktur terhadap kepatuhan pajak BMT se-kabupaten Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner. Terdapat tiga variabel independen dalam penelitian ini yaitu (X1) e-filing, (X2) e-billing dan (X3) e-faktur. Variabel dependen (Y) dalam penelitian ini adalah kepatuhan pajak. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel 36 BMT se-kabupaten Kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) e-filing berpengaruh terhadap kepatuhan yaitu sebesar 0.78 dengan p value <0.01; 2) e-billing berpengaruh terhadap kepatuhan yaitu sebesar 0.41 dengan p value = 0.07; 3) e-faktur berpengaruh terhadap kepatuhan yaitu sebesar 0.67 dengan p value = 0.03.


Full Text:

PDF

References


Direktorat Jenderal Pajak Kementrian Keuangan. (2016). E-Biling. http://www.pajak.go.id/e-billing. Dilihat pada tanggal 10 Agustus 2016.

Direktorat Jenderal Pajak Kementrian Keuangan. (2016). E-Faktur. http://www.pajak.go.id/e-faktur. Dilihat pada tanggal 10 Agustus 2016.

Direktorat Jenderal Pajak Kementrian Keuangan. (2016). E-Filing. http://www.pajak.go.id/e-filing. Dilihat pada tanggal 10 Agustus 2016.

Ferdinand, Augusty. (2006). Metode Penelitian Manajemen Edisi 2. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Kementrian Keangan Republik Indonesia. (2016). Informasi APBN 2016 Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Memperkuat Pondasi Pembangunan yang Berkualitas. Jakarta: Direktorat Jenderal Keuangan.

Lahuddin, Rizka.( 2016). “Meningkatkan kepatuhan wajib pajak di daerah terpencil dengan e-billing”. http://www.pajak.go.id/content/article/meningkatkan-kepatuhan-wajib-pajak-di-daerah-terpencil-dengan-e-billing. Dilihat pada tanggal 15 Agustus 2016.

Nasucha, Chaizi. (2004). Reformasi Administrasi Publik : Teori dan Praktek. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Putri, Firninda Yosi Anggraini. (2013). “Analisis Kebijakan Penerapan Faktur Pajak Terbaru”. Jurnal Akuntansi UNESA Vol. 2 Nol 1 September 2013.

Rahayu, Sri dan Lingga, Ita Salsalina. (2009). “Pengaruh Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak (Survei Atas Wajib Pajak Badan Pada KPP Pratama Bandung “X”)”. Jurnal Akuntansi Vol 1 No 2 November 2009: 119-138.

Sarunan, K. Widya. (2015). “Pengaruh Modernisasi Sistem Administrasif Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dan Wajib Pajak Badan Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manado”. Jurnal EMBA Vol. 3 No 4 Tahun 2015.

Sari, Selfi Ayu Permata dan Pusposari, Devi. (2015). “Penerapan E-Faktur Sebagai Perbaikan Sistem Administrasi PPN (Persepsi Kantor Konsultan Pajak X).” Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya Vol. 4 No. 1 Semester Ganjil 2015/2016.

Sholihin, Mahfud dan Ratmono, Dwi. (2013). Analisis SEM-PLS dengan warp pls 3.0 untuk hubungan non linier dalam penelitian sosial dan bisnis. Yogyakarta: Andi.

Waluyo. (2014). “Analisis Pemahaman Wajib Pajak dan Iklan Otoritas Pajak Terhadap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak”. Akuntabilitas Vol VII No. 3 Desember 2013.

Wanda Gisbu, Oktu. Kardinal dan Kathryn. “Pengaruh Modernisasi e-Nofa Terhadap Kepatuhan PKP dalam Penerapan Penomoran Faktur.” STIE MDP. http://eprints.mdp.ac.id/view/divisions/ak.html. Dilihat tanggal 24 Agustus 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.25139/jaap.v1i1.99

Refbacks



Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan, Prodi Akuntansi FEB UNITOMO