ANALISIS KEAMANAN PANGAN PADA BERAS KAJIAN DARI KANDUNGAN KLORIN

Ir. Restu Tjiptaningdyah .M.Kes

Abstract


ABSTRAK  :

Tingginya harga beras beberapa tahun terakhir ini sangat meresahkan masyarakat, apalagi ditambah dengan beredarnya isu adanya beras berklorin.  Penambahan klorin pada beras dimaksudkan agar beras berwarna putih, dan bila beras ini dikonsumsi terus menerus dalam jangka waktu lama bisa mengganggu fungsi pencernaan, hati, dan ginjal.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keamanan pada berbagai jenis beras berklorin setelah dilakukan tiga kali pencucian.

Penelitian ini adalah diskriptif dengan mengambil sampel dari salah satu sentra toko beras di pasar wonokromo, yang kemudian dianalisa secara kualitatif dan kuantitatif.  Dari 16 beras bermerek yang ada, ternyata terdapat 10 merek beras yang benar mengandung klorin sebesar 29,30 ppm sampai dengan 68,12 ppm.  Setelah dilakukan pencucian 3 kali, kandungan klorin menurun  sebesar 60 hingga 72,3 % (atau rata-rata sebesar 66,5 %).  Kesimpulan : Bila dibandingkan dengan syarat minimal keamanan beras terhadap kadar klorin yang hanya 1 ppm, maka walaupun telah dicuci sebanyak 3 kali, kadar klorin yang masih terkandung di dalam beras belum bisa dikatagorikan aman.

               

Kata kunci :  Beras, Klorin, Keamanan pangan


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.25139/tbo.v1i1.277

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :