the STRATEGI KOMUNIKASI MANAJEMEN ISU
DALAM MENGHADAPI PENOLAKAN MASYARAKAT TERHADAP PROYEK PANAS BUMI ARJUNO WELIRANG

Abstract
Latar belakang dari penelitian ini adalah proses pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Arjuno Welirang di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, yang merupakan merupakan energi terbarukan yang ramah lingkungan dan menjadi salah satu bagian dari program untuk percepatan Road Map Panas Bumi Indonesia yang ditargetkan mencapai 9.000MW pada tahun 2030. Namun pembangunan PLTP ini ditolak oleh sebagian masyarakat yang berada di sekitar lokasi pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang dijalankan oleh PT Geo Dipa Energy (GDE) sebagai pelaksana proyek pembangunan dalam mereduksi penolakan masyarakat tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa rendahnya pemahaman masyarakat terkait pengusahaan panas bumi, dimanfaatkan oleh para kelompok penolak proyek panas bumi untuk melakukan kampanye negatif tentang panas bumi. Dan, banyak warga yang persepsi mereka terpapar oleh kampanye negatif ini. Pada saat yang sama, manajemen PT GDE gagal mengurangi gap informasi antara isu dari para penentang dengan informasi yang seharusnya diterima masyarakat.