Reader Comments

Agen Pendaftaran Merek Pro

by Mr Gplx (2019-09-05)


Jasa Pendaftaran Merek - Lion Air Group mengalami kerugian sekitar US $ 20 juta karena larangan penerbangan pada 10 Boeing 737 Max 8 setelah kecelakaan penerbangan JT 610 di Indonesia dan penerbangan ET302 yang menabrak di Ethiopia.

"Jumlahnya sekitar US $ 20 juta," kata Direktur Operasi Lion Air Group Daniel Putut di Jakarta, Rabu.

Sebelumnya, maskapai berbendera nasional Garuda Indonesia juga mengutip kerugian akibat larangan penerbangan pada Boeing 737 Max 8. Larangan penerbangan pada satu pesawat Boeing 737 Max 8 dapat menyebabkan kerugian mencapai $ 2 juta.

Putut mengaku sedang menunggu keputusan Kementerian Perhubungan, sebagai badan pengawas, tentang nasib pesawat Boeing 737 Max yang dibeli dan dioperasikan perusahaan penerbangan.

"Kami menunggu keputusan Kementerian Perhubungan," katanya.

Putut mencatat bahwa Lion Air harus mendapatkan persetujuan dari Administrasi Penerbangan Federal (FAA) di Amerika Serikat untuk memperbaiki sistem dalam edisi terbaru pesawat Boeing.

"Untuk meningkatkan armada, kita harus mendapatkan meterai persetujuan dari FAA. FAA telah menyetujuinya, dan regulator kita harus mengikuti gugatannya. Kami menunggu prosesnya. Sebagai operator, kami menunggu keputusan regulator," dia telah menyatakan.

Kementerian Perhubungan telah menerbangkan pesawat Boeing Max 8 dengan tumit dekat ke FAA dan Uni Eropa yang melarang pengoperasian pesawat.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti menjelaskan bahwa tindakan itu diambil untuk memastikan keselamatan penerbangan sipil nasional.