RESPON DOSIS OVAPRIM TERHADAP LAMA WAKTU PEMIJAHAN, JUMLAH DAYA TETAS TELUR DAN SINTASAN LARVA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) UKURAN 2 – 3 CM

  • R Dhana Booby Perkasa Univ. Dr. Soetomo
  • Muhajir Muhajir Univ. Dr. Soetomo
  • A. Kusyairi Univ. Dr. Soetomo
Abstract views: 606 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon dosis ovaprim terhadap lama waktu pemijahan, jumlah daya tetas telur dan sintasan larva ikan lele sangkuriang ukuran 2–3 cm. Metode yang digunakan dalam penelitian berupa eksperimental. Metode ini dilakukan dengan cara teknik pengumpulan data yang dilakukan secara langsung terhadap gejala subjek yang diteliti dalam situasi buatan. Data tersebut ditabulasikan dan dianalisa menggunakan analisa varian. Hasil analisis menunjukkan respon dosis ovaprim yang berbeda berpengaruh nyata terhadap lama waktu pemijahan, jumlah daya tetas dan sintasan larva ikan lele sangkuriang ukuran 2 - 3 cm. Semakin rendah dosis ovaprim yang diberikan menyebabkan semakin cepat lama waktu pemijahan induk ikan lele sangkuriang, semakin tinggi daya tetas telur dan semakin banyak sintasan larva lele sangkuriang ukuran 2 – 3 cm, demikian juga sebaliknya. Dosis ovaprim 0,3 ml merupakan dosis terbaik terhadap lama waktu pemijahan, daya tetas telur dan sintasan larva lele sangkuriang ukuran 2 – 3 cm. Kata kunci: Ovaprim, Pemijahan, Tetas telur, Sintasan larva, Lele Sangkuriang
Published
2018-07-30
How to Cite
PerkasaR. D. B., MuhajirM., & KusyairiA. (2018). RESPON DOSIS OVAPRIM TERHADAP LAMA WAKTU PEMIJAHAN, JUMLAH DAYA TETAS TELUR DAN SINTASAN LARVA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) UKURAN 2 – 3 CM. TECHNO-FISH, 1(2), 93-100. https://doi.org/10.25139/tf.v1i2.1048
Section
Articles