IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBELANJAAN DANA BOS MELALUI APLIKASI SIPLAH DALAM PERSPEKTIF SMART GOVERNANCE

  • Darmawan Darmawan Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Hendro Wardhono Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Abstract views: 2 , Full Text downloads: 2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan pengadaan barang/jasa yang dananya berasal dari BOS melalui aplikasi SIPLah ke PT. Latif Kitto Mahesa atau Kitto Book sebagai penyedia barang/jasa, menemukan faktor penunjang dan penghambat, dan memberikan rekomendasi kebijakan kepada pengambil kebijakan. SIPLah adalah inovasi dalam pengadaan barang/jasa Satuan Pendidikan untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan bagi Satuan Pendidikan (Satdik) dalam administrasi dan pelaporan serta bagi UMKM untuk turut serta hadir sebagai penyedia barang dan jasa di SIPLah. SIPlah memberikan kemudahan kepada sekolah untuk pengelolaan dana BOS, sehingga dana BOS dapat digunakan secara transparan, mulai dari perencanaan hingga pelaporan. Dan SIPLah bertujuan agar pihak sekolah dapat lebih mudah, efektif, aman dan efisien dalam melaksanakan prosespengadaan barang dan jasa (PBJ). Dengan demikian aplikasi SIPLah ini memenuhi unsur – unsur smart governance.

Dalam penelitian ini penulis fokus pada data – data atau kebijakan yang sesuai dengan tujuan yang meliputi kebijakan – kebijakan yang terkait dengan Bantuan Operaional Sekolah (BOS) dan Pedoman Pengadaan Barang/ Jasa Oleh Satuan Pendidikan Melalui Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPlah), proses pembelanjaan pembelian barang/ jasa ke PT. Latif Kitto Mahesa yang berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) melalui SIPlah. Ditinjau dari jenis datanya pendekatan penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis pendekatan deskriptif. Hal ini mengingat bahwa penelitian ini lebih banyak menggambarkan suatu fenomena yang diamati dan tidak mengadakan perhitungan dengan menggunakan teknik statistik.

            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pengadaan barang/jasa melalui aplikasi SIPLah ini memberi manfaat besar bagi satuan pendidikan dalam sebagai pihak yang membutuhkan barang/jasa dan penyedia barang/jasa.  Aplikasi SIPLah juga menjadi solusi dari kendala – kendala yang didapat dari sistem penjualan langsung atau offline.

            Berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan aplikasi SIPLah di PT. Latif Kitto Mahesa sudah berjalan dengan baik dan memberikan manfaat mengatasi hambatan – hambatan yang terjadi pada sistem pembelanjaan offline.

Kata Kunci: implementasi kebijakan, smart governance, aplikasi SIPLah

Published
2022-11-21
Section
Articles