Evaluasi Bantuan Sosial Ekonomi Bagi Masyarakat Tidak Mampu Di Kabupaten Pasuruan

  • Bambang Heri Purnomo Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya
  • Priyanto Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Abstract views: 40 , Full Text downloads: 32
Keywords: Policy Evaluation, Social Assistance

Abstract

Evaluation of socio-economic assistance for underprivileged communities in Pasuruan district. The aim of this research is to describe and analyze the data: 1) To find out the Evaluation of Socio-Economic Assistance for Disadvantaged Communities in Pasuruan Regency and 2) To make Recommendations for Follow-up on the Socio-Economic Assistance Program for Disadvantaged Communities in Pasuruan Regency. The results of this research are Unreliability The database is the main factor in the problem of distributing government social assistance during the Covid-19 pandemic. It is known from the previous discussion that the Integrated Social Welfare Data (DTKS) was updated massively in 2015. In fact, if we refer to Article 8 Paragraph 5 of Law Number 13 of 2011 regarding the management of pre-prosperous communities, it is explained that data verification and validation should be carried out periodically at least -at least once every 2 years. It is not without reason that DTKS must always be updated regularly. Considering the role and function of DTKS as the main reference in improving the welfare of Indonesian society. Especially during the Covid-19 pandemic, reasons why government social assistance was not on target became the basis for distributing various social assistance scenarios.

 Keyword: Policy Evaluation, Social Assistance

 

References

Abbas, F.P. (7 Mei 2020). ApaKMasalahnyaKBanyak yang GagalKTerimaKSubsidi Listrik 900 VA dan 1.300 VA. Tribun Cirebon.
Adhiyasa, D. (29 Mei 2020).KSelain sembako, ini daftar bansos pemerintah pusat saat pandemi corona. Viva.
Alfitri. (2012).KIdeologi welfare state dalam dasar negara Indonesia: analisis putusan mahkamah konstitusi terkait sistem jaminan sosial nasional.LJurnal Konstitusi 9, (3). Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2020). Skema Pemberian Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Pandemi COVID-19.
Badan Pusat Statistik. (2020). Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2020.
Bank Mandiri. (2020). Panduan jawaban bantuan sosial program sembakokselama masa pandemic covid-19.
Beni, P. (2016). Konsep dan analisis efektivitas pengelolaan keuangan daerah di era otonomi. Jakarta: Taushia
CSIS: Kartu prakerja & UU ciptaker solusi yang melengkapi. (27 Februari 2021). CNBC Indonesia.
Firmansyah, L. M. (7 Desember 2020). Bansos sembako rawan korupsi, tak efektif bagi ekonomi. Lokadata. https://lokadata.id/artikel/bansossembako-rawan-korupsi-tak-efektifbagi-ekonomi
Fitriani, F. F. (16 April 2020). Ekonom CSIS: Kartu prakerja tidak efektif, lebih baik fokus bansos. Bisnis Indonesia. ://ekonomi.bisnis.com/read/20 200416/9/1228251/ekonom-csiskartu-prakerja-tidak-efektif-lebihbaik-fokus-bansos
Hadi, S. (1995). Metodologi research. Yogyakarta: Fak.Psikologi UGM. Hastuti, Ruhmaniyanti, & Widyaningsih, D. (2020). Pelaksanaan PKH dan program sembako dalam rangka mitigasi covid-19. Catatan Penelitian Smeru, no,2/2020.
Hirawan, F. B. (2020). Optimizing the DistributionKof the SocialKAssistanceKProgram during theKCOVID- 19 Pandemic. CSIS Commentaries DMRU-081-EN/ ECON-003-EN.
Indonesia Corruption Watch. (2020). Survei bansos di DKI: Sembako habis dalam satu minggu. Diakses pada 29 November 2020 dari https://antikorupsi.org/id/berita
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2021). Bagian perlindungan sosial, pemerintah bebaskan tagihan pelanggan listrik 450 va dan beri keringanan pelanggan 900VA bersubsidi. https://www.esdm.go.id/id/mediacenter/arsip-berita/bagianperlindungan-sosial-pemerintahbebaskan-tagihan-pelanggan-listrik450-va-dan-beri-keringananpelanggan-900va-bersubsidi
Kementerian Sosial. (2017). Pedoman umum pelaksanaan sistem layanan dan rujukan terpadu untuk perlindungan sosial dan penanganan kemiskinan. Jakarta: Kementerian Sosial.
Khalid, I. (19 Juni 2020). BLT Rp 600.000 Hanya Dibagikan Rp 150.000, Warga Laporkan Kepala Desa ke Kejaksaan. Kompas.
Kurniawan, A. (2008). Transformasi Pelayanan Publik. Yogyakarta: Pembaruan. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia
Lestary, J.B., Indira, S., Dewa, A.W., Yose, R.D. (2020). Bantuan sosial ekonomi di tengah pandemi covid-19: sudahkah menjaring sesuai sasaran?. CSIS Commentaries ECON.
Moleong, 2011, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : Rosda.
Moleong, j, Lexy. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Moleong, Lexy J. (2007) Metodologi Penelitian Kualitatif, Penerbit PT Remaja Rosdakarya Offset, Bandung
Moleong, Lexy J. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung:
Muhaimin, Suti’ah, dan Sugeng Listyo Prabowo, 2009, ManajemenPendidikan.
Remaja Rosdakary Nasution. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito. Noor, Juliansyah. 2011. “Metode Penelitian : Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah”. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sugiarto, E. C. (2020). Menjaga momentum pemulihan ekonomi.
Published
2023-12-07
How to Cite
Purnomo, B. H., & Priyanto. (2023). Evaluasi Bantuan Sosial Ekonomi Bagi Masyarakat Tidak Mampu Di Kabupaten Pasuruan. Soetomo Magister Ilmu Administrasi, 841 - 850. Retrieved from https://ejournal.unitomo.ac.id/index.php/smia/article/view/7486

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>