Refleksi Hierarki Sosial Jepang dalam Anime: Kajian Penggunaan Keigo Berdasarkan Teori SPEAKING Dell Hymes
DOI:
https://doi.org/10.25139/ayumi.v12i2.10936Kata Kunci:
Anime, Hierarki Sosial Jepang, Keigo, SosiolinguistikAbstrak
Dalam sebuah peristiwa tutur, penutur dapat menggunakan berbagai macam register bahasa. Salah satunya adalah register bahasa honorifik, yang dalam bahasa Jepang disebut sebagai 敬語 keigo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan keigodalam anime dengan menggunakan pendekatan sosiolinguistik berdasarkan teori SPEAKING dari Dell Hymes. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik studi pustaka, sedangkan metode analisisnya menggunakan metode distribusional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik simak dan catat. Data penelitian diperoleh dari dialog-dialog dalam anime Watashi no Shiawase na Kekkon dan dianalisis berdasarkan delapan komponen teori SPEAKING. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan 敬語 keigo dalam anime sangat dipengaruhi oleh hubungan hierarkis antar partisipan, seperti atasan dan bawahan atau status sosial yang disandang oleh masing-masing tokoh. Delapan aspek teori SPEAKING terbukti sangat relevan dalam menjelaskan penggunaan keigo, karena penggunaan bahasa dalam masyarakat Jepang mencerminkan dinamika sosial dan norma budaya yang selaras dengan konsep sosiolinguistik.




