Identifikasi Tindak Tutur dengan Fungsi Berjanji dalam Novel Konbini Ningen Karya Sayaka Murata
DOI:
https://doi.org/10.25139/ayumi.v12i2.11136Kata Kunci:
Konbini Ningen, pragmatik, Sayaka Murata, tindak tutur berjanjiAbstrak
Penelitian ini mendeskripsikan tindak tutur komisif dengan fungsi berjanji (約束の発話ない行為 yakusoku no hatsuwanai koui) dalam novel Konbini Ningen karya Sayaka Murata dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Analisis difokuskan pada bentuk, fungsi, dan makna sosial dari janji yang muncul dalam konteks percakapan para tokoh. Sebelas data tuturan yang mengandung tindak tutur berjanji dianalisis berdasarkan konteks sosial, gaya linguistik, perbandingan teori, dan nilai budaya Jepang seperti keharmonisan (wa), kesopanan (enryo), dan tanggung jawab (giri). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur berjanji dalam Konbini Ningen muncul secara eksplisit dalam situasi formal seperti 「誓います」 ‘chikaimasu’ ‘saya bersumpah’, sedangkan janji implisit diwujudkan melalui strategi seperti 「考えてみるね」 ‘kangaetemiru ne’ ‘akan kupikirkan dulu’ untuk menunda komitmen. Secara fungsi, janji digunakan untuk memperkuat hubungan sosial, menjaga harmoni komunikasi, serta menegaskan identitas tokoh dalam masyarakat Jepang modern.




