Perbandingan Kotowaza yang Mengandung Kata "Inu" dengan Padanan dalam Peribahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.25139/ayumi.v12i1.9486Kata Kunci:
bahasa Jepang, inu, kotowaza, padanan peribahasaAbstrak
Kotowaza atau peribahasa dalam bahasa Jepang merupakan kalimat kiasan yang digunakan sebagai pengajaran atau sindiran. Beberapa Kotowaza memiliki makna yang serupa dengan peribahasa Indonesia disertai persamaan dan perbedaan antara keduanya yang disebabkan oleh faktor budaya, sejarah, maupun demografi. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mencari tahu padanan makna Kotowaza bahasa Jepang yang mengandung unsur inu dalam peribahasa bahasa Indonesia, 2) untuk mendeskripsikan faktor apa yang mempengaruhi perbedaan perbedaan Kotowaza yang mengandung unsur “inu†dengan padanan dalam peribahasa bahasa Indonesia. Sumber data yang digunakan adalah “Kamus Dongeng dan Kotowaza Shin-meikai edisi 2†yang diterbitkan oleh kantor editor Sanseidou dengan data berupa Kotowaza mengandung unsur inu (犬) atau anjing. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori ragam bahasa yang dikemukakan oleh Subarianto (2000) yang menyebutkan beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya keberagaman bahasa yaitu faktor budaya, faktor sejarah, dan faktor demografis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan fokus penelitian semua Kotowaza (peribahasa Jepang) yang mengandung unsur “inuâ€. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi serta teknik analisis kontrastif. Dari hasil penelitian, diketahui dari 73 Kotowaza Jepang yang mengandung unsur “inuâ€, ditemukan 15 data yang memiliki padanan peribahasa dalam bahasa Indonesia, dengan perbedaan yakni hewan yang muncul menggantikan inu seperti: monyet, berudu dan buaya, serta padanan yang tanpa memunculkan hewan sama sekali. Dari 15 Kotowaza tersebut, diketahui memiliki faktor yang mempengaruhi padanan antara Kotowaza Jepang dengan peribahasa Indonesia, yakni 5 data dipengaruhi satu faktor, 8 data dipengaruhi dua faktor, dan 2 data dipengaruhi satu faktor. Kesimpulan dari temuan ini adalah faktor budaya selalu muncul di 15 data Kotowaza Jepang yang memiliki padanan dalam peribahasa Indonesia.
Kata kunci: bahasa Jepang; Inu; kotowaza; padanan peribahasa




