IDENTIFIKASI PERMUKIMAN RAWAN BENCANA BANJIR DI KABUPATEN MADIUN MENGGUNAKAN SIG
Abstract
Banjir luapan sungai merupakan bencana yang sering terjadi di Kabupaten Madiun khusunya di kawasan pemukiman yang dekat dengan sungai yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Mulai dari intensitas curah hujan yang tinggi, jenis tanahnya, hingga kondisi topografinya. Bencana tersebut menyebabkan kerugian fisik, sosial, dan ekonomi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi kawasan pemukiman rawan bencana banjir di Kabupaten Madiun yang nantinya dapat digunakan untuk upaya melakukan mitigasi bencana. Metode yang digunakan adalah pembobotan dan skoring terhadap parameter banjir yang kemudian dioverlay. Dari hasil analisis tersebut didapatkan peta pemukiman rawan bencana banjir di Kabupaten Madiun yang menunjukkan sebaran lokasi berpotensi banjir. Dimana lokasi rawan banjir tingkat tinggi terjadi di Kecamatan Kare dengan total luasan 564,685 ha. Kemudian kerawanan tingkat sedang berada di Kecamatan Balerejo dengan total luasan 615,712 ha dan kerawanan tingkat rendah berada di Kecamatan Dagangan dengan total luasan 30.027 ha. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan atau referensi pada penelitian selanjutnya, serta dapat menjadi literatur kajian untuk mengambil kebijakan terkait penanggulangan banjir yang terjadi di Kabupaten Madiun.
References
D.A. Nugroho, W. Handayani, 2020, Kajian Faktor Penyebab Banjir dalam Prespektif Wilayah Sungai: Pembelajaran Dari Sub Sistem Drainae Sungai Beringi, Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota (JPWK) Vol 17 No 2 (2021).
Oktopria y, Chandra. (2015). Webmap untuk Mengetahui Pemetaan Pariwisata dan Potensi Peruntukan Lahan Perumahan di Kabupaten Lombok Barat. Skripsi Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Prahasta, Eddy. 2009. Sistem Informasi Geografis Konsep – Konsep Dasar Prespektif Geodesi dan Geomatika, Bandung: Informatika.
Wahyuningtyasa, A., Pratomob, R., 2015, Identifikasi Potensi Multi-Bencana Di Kabupaten Landak Kalimantan Barat, Journal of Geomatics and Planning Vol 2, No 1, 2015, 10-21
UU No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, 2007, Jakarta: Presiden Republik Indonesia.
Copyright (c) 2023 GPS : Jurnal Geospasial, Penginderaan Jauh, dan Survei
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with GPS : Jurnal Geospasial, Penginderaan Jauh dan Survei agree to the following terms:
-
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
-
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
-
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.