The Effectiveness of the Implementation of Law Number 41 of 2009 Concerning the Protection of Sustainable Food Agricultural Land in Bima District

Authors

  • Agus Wardin
  • Arba
  • Yazid Fathoni

DOI:

https://doi.org/10.25139/lex.v4i1.10742

Keywords:

Effectiveness, Implementation of Law, Protection of Sustainable Food Agricultural Land

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the implementation of Law No. 41/2009 on the Protection of Sustainable Food Agricultural Land in Bima Regency, analyze the factors faced by the government in the implementation of the protection of sustainable food agricultural land, and identify efforts to overcome them. This research is an empirical legal research using a statutory approach, a historical approach, and a sociological approach. Sustainable Food Agricultural Land is regulated in Article 1 Paragraph (3) of Law No. 41/2009 on the Protection of Sustainable Food Agricultural Land, which reads “Sustainable Food Agricultural Land is an area of agricultural land that is determined to be protected and developed consistently to produce staple food for national food independence, security, and sovereignty”. The Bima District Government faces various challenges in the implementation of Sustainable Food Agricultural Land Protection (LP2B). Although there is a strong legal basis at the national level, such as Law No. 41/2009, until now, there has been no specific Regional Regulation (Perda) that explicitly regulates LP2B at the local level. The effectiveness of LP2B protection implementation in the Bima District is still relatively low.

References

Bima, D. P. K. (2024). Statistik Pertanian Kabupaten Bima Tahun 2024. Dinas Pertanian.
Chrismawati, I., & Pramono, B. (2021). Reformasi kelembagaan pengelolaan sumber daya lahan pertanian berkelanjutan. Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 5(2), 121–135.
DeClerck, F. A. J., Koziell, I., Sidhu, A., Wirths, J., & Benton, T. (2021). Biodiversity and agriculture: Rapid evidence review.
Djatmiko, S., Cahyani, A., & Permana, Y. H. (2019). Sosialisasi konsep lahan pertanian pangan berkelanjutan di Desa Cikalong, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.30999/jpkm.v9i1.410
Fauzi. (2016). Kajian Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Non Pertanian di Kabupaten Bireuen. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian. https://doi.org/10.17969/jimfp.v1i1.981
Fhonna Y.; Zulfan, Z.; Aqmal, J.; Abadi, S., R. . A. (2023). Klasifikasi penentuan jenis tanah yang sesuai terhadap tanaman pangan sebagai solusi ketahanan pangan di Kabupaten Pidie Jaya menggunakan metode random forest. Jurnal Informasi Dan Teknologi, 12–18.
Hamdani, F., & Fauzia, A. (2024). IKN dan Masyarakat Adat: Mengupayakan Demokrasi Deliberatif dalam Setiap Pengambilan Kebijakan. In Y. Syukur (Ed.), Menyambut Ibu Kota Negara Nusantara: Gagasan Multidimensi Masyarakat Indonesia untuk Kejayaan Bangsa (pp. 262–266). Mata Kata Inspirasi.
Handari, A. W. (2012). Implementasi Kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Di Kabupaten Magelang. Ilmu Lingkungan Universitas Diponegoro.
Hayatul Laila, H., & Ermawati, S. (2022). Peran sertifikasi halal dalam meningkatkan daya saing produk UMKM di era industri halal. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 9(4), 603–616.
Heryanto A., M. N. (2024). Alih fungsi dan perlindungan lahan pertanian: pendekatan sistem. Mimbar Agribisnis, 10(2), 35–68.
Heryanto, M., & Nugraha, A. (2024). Alih fungsi dan perlindungan lahan pertanian: pendekatan sistem. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(2), 35–68. https://doi.org/10.25157/ma.v10i2.14958
Hidayati, N., & Sulaiman, A. (2023). Audit Kebijakan Pertanian: Perspektif dan Implementasi. Jurnal Kebijakan Publik Dan Keuangan. https://doi.org/10.31237/jkpk.v2i1.908
HS, S., & Nursyahbani, E. S. (2019). Penerapan Teori Hukum pada Penelitian Tesis dan Disertasi. Rajagrafindo Persada.
Indonesia, R. (2012). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Irawan, B. (2016). Meningkatkan efektivitas kebijakan konversi lahan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(2), 116–131. https://doi.org/10.21082/fae.v26n2.2008.116-131
Juanda. (2021). ANALISIS KOMPARASI KLASIFIKASI TUTUPAN VEGETASI MELLUI CITRA DRONE DAN SATELIT DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEBERHASILAN REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG. Jurnal Sains Dan Teknik. https://doi.org/10.33387/josae.v4i1.2248
Kehutanan, K. L. H. dan. (2022). Peta Tutupan Lahan Nasional Tahun 2022. Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Bali dan Nusa Tenggara.
Kharrazi, M., Fautanu, I., & Suganda, A. (2024). Analisis kewenangan hukum MUI dalam memberikan label jaminan halal pasca terbitnya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Revista De Gesão Soci, 9, e5761. https://doi.org/10.24857/rgsa.v18n9-057
Kristiani, S., & Hidayati, N. (2021). Indikator Kinerja dalam Evaluasi Kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian. Jurnal Manajemen Sumber Daya Alam, 18(2), 215–229. https://doi.org/10.25157/jmsda.v18i2.5542
Kusniati, R. (2013). Analisis Perlindungan Hukum Penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. INOFATIF, 6(2), 1.
Kusuma, T., & Lestari, M. (2023). Peran Assessment Diagnostik dalam Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi. Jurnal Inovasi Pendidikan, 1(16).
Laka. (2017). PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KECAMATAN SIRIMAU KOTA AMBON. Jurnal Geocelebes. https://doi.org/10.20956/geocelebes.v1i2.2165
Laksana, S., & Ruslan, I. (2023). Kolaborasi Pembangunan Ketahanan Pangan Berbasis Wakaf di Perkotaan Jawa Barat. Makalah Kerja Bappenas. https://doi.org/10.47266/bwp.v6i3.233
Marsuhandi. (2020). PEMANFAATAN ENSEMBLE LEARNING DAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK PENGKLASIFIKASIAN JENIS LAHAN PADI. Seminar Nasional Statistik Resmi. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2019i1.247
Mazmanian, D. A., & Sabatier, P. A. (1983). Implementasi dan Kebijakan Publik. Scott Foresman.
Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram University Press.
Muhammad, A. (2004). Hukum dan Penelitian Hukum. Citra Aditya Bakti.
Mulyani, A., Nursyamsi, D., & Syakir, M. (2020). Strategi Pemanfaatan Sumberdaya Lahan untuk Pencapaian Swasembada Beras Berkelanjutan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 11(1), 11. https://doi.org/10.21082/jsdl.v11n1.2017.11-22
Napitupulu, M., & Muhyidin, A. (2021). Tantangan partisipasi pemangku kepentingan dalam tata kelola sampah kota berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Kota, 17(4), 385–397. https://doi.org/10.14710/pwk.v17i4.34438
Nasional, K. A. dan T. R. P. (2021). Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 11 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penetapan dan Pengelolaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
Nina. (2023). EFEKTIFITAS DRONE SEBAGAI MEDIA PENGINDERAAN JAUH UNTUK PEMANTAUAN KESEHATAN TANAMAN. Jurnal Technopreneur (JTECH). https://doi.org/10.30869/jtech.v11i2.1186
Nugroho, R. (2017). Publikasi. Elex Media Komputindo.
Nurhayati, N. (2022). Representasi KPK dalam UU No 30 Tahun 2002 dan UU No 19 Tahun 2019 dalam perspektif analisis wacana kritis. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 281–285. https://doi.org/10.51817/kimli.vi.66
Nurmala, T., Suyono, A. D., Rodjak, A., Surganda, T., Natasasmita, S., Simarmata, T., Salim, E. H., Yuwariah, Y., Sendjaja, T. P., Wiyono, S. N., & Hasani, S. (2012). Pengantar Ilmu Pertanian. Graha Ilmu.
Prabowo, & al. (2022). Evaluasi Kebijakan Pendidikan. Jurnal Impresi Indonesia. https://doi.org/10.36418/jii.v1i8.298
Prasada, A., & Priyanto, R. (2020). Peran RPJMD dalam perlindungan lahan pertanian berkelanjutan. Jurnal Perencanaan Wilayah, 14(1), 23–35.
Prasada, R., & Priyanto, A. (2020). Dampak pelaksanaan Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Provinsi Jawa Barat. Agritech: Jurnal Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto. https://doi.org/10.30595/agritech.v21.Fakultasi2.4252
Putri, A., & Wibisono, Y. (2022). PELAKSANAAN KEBIJAKAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN. Jurnal Kebijakan Publik. https://doi.org/10.31258/jkp.v13i4.8163
Putri, A. Y., Santoso, T., & Rahman, I. (2024). Optimalisasi kebijakan LP2B dalam mendorong ketahanan pangan daerah. Jurnal Ketahanan Pangan Dan Lingkungan, 9(1), 51–65.
Putri, M. D. (2022). Sinkronisasi LP2B dalam RTRW untuk ketahanan pangan daerah. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 19(3), 102–114.
Rizki, F., & Agustina, A. (2023). Keterbukaan Informasi Publik dalam Kebijakan Perlindungan Lahan. Jurnal Ilmu Hukum Dan Kebijakan Publik. https://doi.org/10.34193/jihkp.v1i1.112
Rohmadiani, W., Fatmawati, F., & Nurbaiti, A. (2023). Karakteristik sebaran dan kesesuaian lahan perumahan formal Kabupaten Sidoarjo. Wahana, 75(2), 119–130. https://doi.org/10.36456/wahana.v75i2.7400
Sinuraya, H. (2021). Alokasi anggaran daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Jurnal Anggaran Dan Keuangan Daerah, 10(1), 17–29.
Siregar, F., & Sugianto, D. (2024). Akankah Indonesia melampaui Malaysia di SGIE? Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1). https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.12250
Soetoprawiro, K. (2013). Pengantar Hukum Pertanian. Penerbit Gapperindo.
Suranta, F. A. (2011). Penggunaan Lahan Hak Ulayat dalam Investasi Sumber Daya Alam Pertambangan di Indonesia. Genta Publishing.
Suroso, S. (2022). Kebijakan dalam penyediaan kecukupan biaya operasional pendidikan menengah. Inisiasi, 121–130.
Syafitri, N., & Susetyo, A. (2022). Pelaksanaan Program Asuransi Usahatani Padi di Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian. https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v29i2.1073
Taufik. (2025). Interview with Mr. Taufik, S.T., M.T., as Head of Agriculture of Bima Regency, on April 15, 2025.

Downloads

Published

2025-07-17

How to Cite

Wardin, A., Arba, & Fathoni, Y. (2025). The Effectiveness of the Implementation of Law Number 41 of 2009 Concerning the Protection of Sustainable Food Agricultural Land in Bima District. Lex Journal : Kajian Hukum Dan Keadilan, 4(1), 222–250. https://doi.org/10.25139/lex.v4i1.10742

Issue

Section

Articles