Pemanfaatan Sistem Manajemen Pembelajaran Bagi Guru dan Orang Tua Siswa Disabilitas Netra di SLB A Pembina Tingkat Nasional

  • Albertus Magnus Prestianta Universitas Multimedia Nusantara
  • Cendera Rizky Anugrah Bangun
  • Inco Hary Perdana
  • Theresia Lavietha Vivrie
Abstract views: 606 , PDF downloads: 251

Abstract

Internet dan teknologi digital telah mengubah seluruh aspek kehidupan manusia, salah satunya pendidikan. Kehadiran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memungkinkan penyelenggaraan pendidikan secara daring. Pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa TIK kini adalah bagian yang tak terpisahkan dalam pendidikan. Namun, tidak semua orang bisa mengakses pendidikan secara daring dengan optimal. Penyandang disabilitas netra adalah salah satu yang menghadapi kendala dalam pembelajaran. SLB A Pembina Tingkat Nasional belum sepenuhnya siap untuk menjalani pembelajaran daring. Guru masih harus beradaptasi dengan teknologi dan sistem manajemen belajar daring yang tidak sederhana. Orang tua atau pendamping siswa tuna netra juga perlu mendapatkan edukasi berkaitan dengan proses belajar daring. Sementara siswa juga perlu diajarkan agar dapat belajar daring secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan guna meningkatkan kemampuan guru dan orang tua/ pendamping siswa dalam hal sistem manajemen belajar daring agar dapat memandu siswa beraktivitas. Secara bersamaan PKM ini mendorong guru dan orang tua untuk membangun komunikasi yang dinamis dan transaksional yang berkesinambungan agar siswa berkebutuhan dapat belajar dari rumah secara optimal.

Kata Kunci: Sistem manajemen pembelajaran; Disabilitas; Covid-19; Belajar Daring; Komunikasi Transaksional

References

Azzahra, N. F. (2020). Mengkaji Hambatan Pembelajaran Jarak Jauh di Indonesia di Masa Pandemi Covid-19. Diakses 24 Juni 2020, dari https://www.cips-indonesia.org/post/mengkaji-hambatan-pembelajaran-jarak-jauhdi-indonesia-di-masa-covid-19

Babo, R., & Azevedo, A. (2012). Higher education institutions and learning management systems: adoption and standardization. IGI Global.

Chang, T. Y., & Chen, Y. T. (2009). Cooperative learning in E-learning: A peer assessment of student-centered using consistent fuzzy preference. Expert Systems with Applications, 36(4), 8342-8349.

CNNIndonesia. (2020). Corona Buktikan Pendidikan Indonesia Tak Siap Hadapi Abad 21. Diakses 24 Juni 2020, dari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200416074143-20-494007/corona-buktikan-pendidikan-indonesia-tak-siap-hadapi-abad-21

Fardon, M., & Williams, J. (2005). On-Demand Internet-transmitted lecture recordings: attempting to enhance and support the lecture experience. In J. Cook, & D. Whitelock (Eds.), Exploring the frontiers of e-learning: borders, outposts and migration (University of Manchester ed., Vol. 1, pp. 153 - 161). Hobbs the Printers.

Gandhawangi, S. (2020). Benahi Pembelajaran Jarak Jauh, Pemerintah Perlu Gratiskan Internet. Diakses 24 Juni 2020, dari https://kompas.id/baca/bebas-akses/2020/06/11/benahi-kendala-pembelajaran-jarak-jauh/

Herawati, N. I. (2012). Pendidikan Inklusif. Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 2(1).

Julistian, U. (2020). Pembelajaran Jarak Jauh Masih Munculkan Kendala Besar: Milenial. Diakses 24 Juni 2020, dari https://www.gatra.com/detail/news/477162/milenial/pembelajaran-jarak-jauh-masih-munculkan-kendala-besar

Kemdikbud, P. W. (2019, November 27). Ayo, Dukung Percepatan Pendataan SISWA Penyandang Disabilitas di Sekolah Inklusif. Retrieved November 11, 2020, from https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2019/11/ayo-dukung-percepatan-pendataan-siswa-penyandang-disabilitas-di-sekolah-inklusif

Kent, M. (2015). Disability and eLearning: Opportunities and Barriers. Disability Studies Quarterly, 35(1).

Khidhir, S. (2019). Indonesia is too slow! Diakses 24 Juni 2020, dari https://theaseanpost.com/article/indonesia-too-slow

KumparanNEWS. (2020). Kemdikbud: Selama Corona, Banyak Guru-Siswa Pakai Teknologi saat Belajar Online. Diakses 27 Juni 2020, from https://kumparan.com/kumparannews/kemdikbud-selama-corona-banyak-guru-siswa-pakai-teknologi-saat-belajar-online-1tfzNfu6acx

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers college record, 108(6), 1017-1054.

Nilawaty, C. (2020). “Kesulitan yang Dialami Siswa Difabel Selama Belajar dari Rumah.” Difabel.Tempo.co, 22 Mei. diakses 25 Juni 2020, dari https://difabel.tempo.co/read/1345502/kesulitan-yang-dialami-tunanetra-saat-physical-distancing

Penduduk Indonesia hasil SUPAS 2015. (2015, November 30). Retrieved November 11, 2020, from https://www.bps.go.id/publication/2015/11/30/41ccbadf0b914534f5c08a62/penduduk-indonesia-hasil-supas-2015.html

Prestianta, A. M., Mardjianto, F. L., & Ignatius, H. T. (2018). META ANALISIS PLATFORM MEDIA DIGITAL RAMAH PENYANDANG DISABILITAS. Lugas Jurnal Komunikasi, 69-80.

Roberts, J. B., Crittenden, L. A., & Crittenden, J. C. (2011). Students with disabilities and online learning: A cross-institutional study of perceived satisfaction with accessibility compliance and services. The Internet and Higher Education, 14(4), 242-250.

Sulistyadi, H. K. (2014). Implementasi kebijakan penyelenggaraan layanan pendidikan inklusif di Kabupaten Sidoarjo. Kebijakan Dan Manajemen Publik, 2(1), 1-14.

Tambak, S. (2017). Metode Cooperative Learning dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Al-Hikmah: Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 14(1), 1-17.

Tang, Y., & Hew, K. F. (2017). Is mobile instant messaging (MIM) useful in education? Examining its technological, pedagogical, and social affordances. Educational Research Review, 21, 85-104.
Published
2021-04-04
How to Cite
Prestianta, A. M., Bangun, C. R. A., Perdana, I. H., & Vivrie, T. L. (2021). Pemanfaatan Sistem Manajemen Pembelajaran Bagi Guru dan Orang Tua Siswa Disabilitas Netra di SLB A Pembina Tingkat Nasional. Jurnal Komunikasi Profesional, 5(1). https://doi.org/10.25139/jkp.v5i1.3552
Section
Pengabdian Masyarakat (Community Services)

Most read articles by the same author(s)