HUBUNGAN SECTIO CAESAREA DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) SYARIFAH AMBAMI RATO EBU BANGKALAN

  • FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS Dr.SOETOMO SURABAYA
Abstract views: 657 , PDF downloads: 2084

Abstract

Sectio caesarea adalah lahirnya janin, plasenta dan selaput ketuban melalui irisan yang dibuat di dinding perut dan rahim. Di Negara berkembang, section caesarea merupakan pilihan terakhir untuk menyelamatkan ibu dan janin. Angka kematian ibu karena section caesarea yang terjadi sebesar 15,6% dari 1.000 ibu dan kejadian asfiksianya sebesar 8,7% dari kelahiran hidup. Sedangkan dari hasil pre survey yang didapatkan angka kejadian asfiksia pada bulan Januari – Desember 2016 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu sebanyak 39 kasus dari 624 persaliana.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan section caesarea dengan kejadian asfiksia di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu periode januari – juni tahun 2017 agar dapat dilakukan upaya-upaya meminimalkan angka kejadian asfiksia.

 

Metode dalam penelitian ini mengggunakan desain penelitian case control. Subjek penelitian adalah Ibu bersalin yang dirawat di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu periode Januari – Juni 2017. Data yang dikumpulkan adalah banyaknya ibu bersalin dengan kejadian asfiksia di Rumah Sakit Umum Daerah Syarifah Ambami Rato Ebu.

 

Penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara section caesarea dengan kejadian asfiksia di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu periode Januari - Juni tahun 2017 yang dintunjukkan dengan nilai nilai X2hitung = 6,618 ≥ X2tabel = 3,841. Risiko asfiksia meningkat dengan bertambahnya persalinan yang menggunakan metode section caesarea,hal ini berkaitan dengan perubahan fisiologi akibat proses kelahiran. Section caesarea memicu pengeluaran hormon stress pada ibu yang menjadi kunci pematangan paru – paru bayi yang terisi air atau jika bayi lahir dengan section caesarea  tanpa tanda persalinan maka tidak akan mendapat manfaat bagi pengeluaran cairan paru dan penekanan rongga toraks sehingga mengalami peru – paru basah yang kebih persisten.

 

Kesimpulan penelitian ini adalah setiap bayi yang lahir dengan section caesarea memiliki resiko mengalami kejadian asfiksia lebih tinggi dari pada persalinan normal hal ini disebabkan oleh perubahan fisiologi akibat proses persalinan.

References

Arikunto, S. 2002. Manajemen Penelitian. Jakarta . Rineka Cipta.

Cunningham, F. G. 2005. Obstetri Williams. Jakarta: EGC.

Depkes, RI. 2005. Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi. Jakarta.

_______. 2005. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.

_______. 2008. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.

Dewi Y, dkk. 2007 Operasi Caesar, Pengantar dari A sampai Z. Jakarta: EDSA Mahkota

Hidayat, A. Aziz Alimul, 2007. Metode Penelitian Kebidanan dan Tehnik Analisis Data. Jakarta, Salemba Medika

Kasdu, Dini. 2003. Operasi Caesar Masalah dan Solusinya. Jakarta, Puspa Swara

Manuaba, Ida Bagus Gde. 2002. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana. Jakarta. Salemba Medika

_______, 2007. Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta, EGC

Mochtar, Rustam, 2001. Sinopsis Obstetri. Jakarta, EGC

Neneng Yelis Br. Sitepu. 2011. Hubungan antara Jenis Persalinan dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Dr. M Soewandhie Surabaya. Skripsi. Program Studi S1 Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya 2011.

Notoatmodjo. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Oxorn, Harry, 2003. Patologi dan Fisiologi Persalinan. Jakarta, Yayasan Essentia Medika.

Saifuddin, BA, dkk. 2001. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta. YBPSP.

Sibuea D.H., 2007. Manajemen Seksio Sesarea Emergensi; Masalah Dan Tantangan. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar Tetap dalam Bidang Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan FK USU

Sugiono. 2004. Statistika untuk Penelitian. Cetakan Keenam. Penerbit Alfabeta. Bandung.

Straight, Barbara R, 2004. Keperawatan Ibu dan Bayi Baru Lahir. Jakarta, EGC

Varney, Helen. 2007. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Edisi 4 Volume 2. Jakarta, EGC, 2007

Wiknjosastro, H. 2007. Ilmu Kebidanan. Jakarta. YBPSP

www.ummukautsar.wordpress.com, diakses 09 April 2017
Published
2018-08-13