Analisis Kadar Vitamin C Pada Daging Buah Kelengkeng (Dimocarpus longan L) Segar dan Daging Buah Kelengkeng Kaleng Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis

  • Evi Kurniawati institut ilmu kesehatan bhakti wiyata kediri
  • Hanifa Mita Riandini institut ilmu kesehatan bhakti wiyata kediri
Abstract views: 4010 , PDF downloads: 7170
Keywords: Vitamin C, Kelengkeng, Spektrofotometri UV-Vis

Abstract

Vitamin C mudah larut dalam air pada waktu mengalami proses pengirisan, pencucian, dan perebusan bahan. Proses ini akan mengakibatkan penurunan kadar vitamin C. Kandungan vitamin C dalam buah dan makanan akan rusak karena proses oksidasi oleh udara dari luar. Buah kelengkeng (Dimocarpus longan L) merupakan salah satu jenis buah yang memiliki kandungan vitamin C. Selain dimakan dalam bentuk segar, kelengkeng juga dapat dijadikan sebagai produk olahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar vitamin C pada daging buah kelengkeng segar dan daging buah kelengkeng kaleng dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif dan pengambilan sampel dengan metode simple random. Berdasarkan hasil penelitian didapat panjang gelombang yang terpilih untuk asam askorbat adalah 260 nm. Dari hasil penelitian didapatkan kadar vitamin C daging buah kelengkeng segar dan daging buah kelengkeng kaleng berturut-turut sebesar 70,02 mg/ 100 g dan 35,86 mg/ 100 g. Berdasarkan hasil analisa data uji t berpasangan disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara kadar vitamin C pada buah kelengkeng segar dan buah kelengkeng kaleng.

Kata kunci : Vitamin C, Kelengkeng, Spektrofotometri UV-Vis

References

Asrul. 2010. Manfaat Vitamin C. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Badriyah,Lailatul., Manggara, Algafari B.2015.Penetapan Kadar Vitamin C Pada Cabai Merah (Capsicum annuml.) Menggunakan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. JurnalWiyata, Vol. 2 No. 1
Cakrawati, Dewi. 2012. Bahan Pangan, Gizi, dan Kesehatan. Bandung : Alfabeta
Chandra, Boy., Zulharmita, Putri, Winda Dian. 2019. Penetapan Kadar Vitamin C Dan B1 Pada Buah Naga Merah (Hylocereus Lemairel (Hook.) Britton & Rose) Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis.Jurnal Farmasi Higea, Vol. 11, No. 1
Dinar, Erina., Rahayu, Nur., Nuraini, Tami Dyah., Yunika, Zahra Millatina.2012. Analisis Kualitatif Bahan Baku I (Asam Askorbat). AkademiFarmasi Universitas Padjajaran.
Harmita, 2006. Analisis Fisikokimia. Departemen Farmasi FMIPA UI
Khasanah, Ririn. 2016. Penetapan kadar vitamin c pada tomat hijau dan tomat merah dengan perlakuan segar dan rebus secara spektrofotometri UVv-vis. Karya Tulis Ilmiah: Fakultas Farmasi, Universitas Setia Budi
Mulyani, Elly. 2016. Perbandingan Hasil Penetapan Kadar Vitamin C pada BuahKiwi (Actinidia deliciousa) dengan Menggunakan Metode Iodimetri danSpektrofotometri UV-Vis. Pharmauho Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan.Akademi Farmasi Al- Fatah Bengkulu.
Noichinda, S., Bodhipadma, K., Tusvil, P., Sathitwiangthong, U., Sangudom, T., Ketsa, S. 2015. The Physiology of Chilling Injured Longan Fruit. The Journal of Applied Science.
Putri, Mardiana Prasetyani., Setiawati, Yunita Herwidiani. 2015. Analisis Kadar Vitamin C Pada Buah Nanas Segar (Ananas comosus (L.) Merr) Dan Buah Nanas Kaleng Dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Wiyata, Vol. 2 No. 1
Safari, Royati. 2009. Penentuan Vitamin C Dalam Manisan Nanas Secara Spektrofotometri Dengan Pereaksi Metilen Biru. Yogyakarta : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Selpiana, Eka., Destiarti, Lia., Nurlina. 2016. Perbandingan Metode Penentuan Pb(II) di Sungai Kapuas Secara Spektrofotometri UV-Vis Cara Kalibrasi Terpisah dan Adisi Standar. JKK, Volume 5(1), halaman 17-23
Sunaryo. 2015. Kimia Farmasi. (J. Manurung, Ed.) Jakarta: Penerbit BukuKedokteran EGC.
Wardani, Laras Andria. 2012. Validasi Metode Analisis Dan PenentuanKadar Vitamin C Pada Minuman Buah Kemasan Dengan SpektrofotometriUv-Visible. Depok : Universitas Indonesia.
Yanti, O., Sitti, A., & Jamaluddin, S. 2012. Pengaruh Lama Penyimpanan Dan Konsentrasi Natrium Benzoate Terhadap Kadar Vitamin C Cabai Merah (Capsicum annuum L).Jurnal Akademika Kimia.
Winarno, F.G. 2008. Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta : Penerbit Gramedia.
Published
2019-12-20