Recreational and informative study benefits that adolescents receive by accessing the radio

  • Ferry Rhendra Pananda Putra Sitorus Social Welfare Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Cenderawasih University, Indonesia.
Abstract views: 191 , PDF downloads: 467
Keywords: adolescent, benefits, encouragement, radio, uses, gratifications

Abstract

Adolescents desire to obtain information and news that can be fulfilled through various means and media, especially online media. Radio programmes are among the most popular media among teenagers in Jayapura City. Susanti and Wahyuni (2017) argue that radio is feasible to access, considering that it is a cheap and uncomplicated medium. This study aims to determine the adolescents' encouragement and benefits by accessing various programmes available on Swaranusa Bahagia (SNB) 1170 AM radio in Jayapura City. This study used a qualitative approach with an explanatory research type. There were 21 informants in this study consisting of 12 youth informants, six radio informants, and three Indonesian Broadcasting Commission informants. The study results stated that the youth were encouraged to access programmes on SNB 1170 AM radio in Jayapura City because of (1) information, (2) entertainment, (3) inspirational stories and words, and (4) friends. The findings and results of this research can be used by the radio in evaluating, revising, and developing its various broadcast programmes.

 

References

REFERENCES

Achmad, A. A. (2003). Menonton berita kriminal di televisi dengan persepsi khalayak (studi kultivasi berita kriminal di televisi terhadap pelajar di kota Bogor) [Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia]. https://lib.ui.ac.id

Afriluyanto, T. R. (2018). Fenomena Remaja Menggunakan Media Sosial dalam Membentuk Identitas. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 11(2), 184–197. https://doi.org/10.24090/KOMUNIKA.V11I2.1365

Akbar, D. (2002). Pembentukan gaya hidup melalui iklan televisi (studi analisis wacana kritis terhadap iklan ponsel di TV) [Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia]. https://lib.ui.ac.id

Ariane, I. (2002). Tayangan anak di televisi swasta : analisis terhadap kebijakan di RCTI [Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia]. https://lib.ui.ac.id

Astuti, I. A. (2010). Sinetron Remaja dan Penonton Belia: Riset Audiens terhadap Penonton Sinetron Remaja. Mimbar: Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 26(1), 17–29. https://www.neliti.com/publications/7385/

Ayu, K. D. P. (2006). Pemahaman khalayak terhadap hak kewajiban dan tanggung jawab berperan serta dalam penyiaran televisi nasional [Univerity of Indonesia]. https://lib.ui.ac.id/file?file=pdf/abstrak/id_abstrak-108934.pdf

Blumler, J. G., & Katz, E. (1976). The Uses of Mass Communications: Current Perspectives on Gratifications Research. Beverly Hills, California, Sage Publications, 1974, 318 pp., $7.50. Public Opinion Quarterly, 40(1), 132–133. https://doi.org/10.1086/268277

Darmaji, R. D. (2003). Pengaruh iklan televisi terhadap pemahaman dan sikap : (studi eksperimen terhadap iklan layanan masyarakat “AIDS kita bisa kena kita juga bisa cegah” pada empat Sekolah Menengah Umum Jakarta) / oleh Regina Damayanti Darmadji | OPAC Perpustakaan Nasional RI. [University of Indonesia]. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=295771

Dzuhrina, I. (2010). Nilai-nilai Edukasi Sosial Dan Moral Dalam Tayangan Televisi Anak (Studi Pada Televisi Anak Spacetoon Tanggal 1 “ 7 November 2007). Jurnal Humanity, 6(1), 11442. https://www.neliti.com/publications/11442/

Fardiah, D. (2004). Format Tayangan Televisi Sebagai Media Pendidikan Kualitas Bangsa. MIMBAR : Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 20(4), 525–539. https://doi.org/10.29313/mimbar.v20i4.156

Fransisca, M. (1998). Intervensi guru dalam memanfaatkan acara TV untuk meningkakan minat dan kebiasaan membaca anak-anak SD Kelas IV [University of Indonesia]. http://lib.ui.ac.id

Haqqu, R. (2020). Uji Uses and Gratifications dalam Intensitas Menonton Program Talk Show Melalui Televisi. Journal of Strategic Communication, 10(2), 11–18. https://doi.org/10.35814/COVERAGE.V10I2.1378

Hassor, M. H., & Sitokdana, M. N. . (2021). Analisis tata kelola teknologi informasi pada tvri papua menggunakan cobit 5.0 domain mea. Sebatik, 25(2), 373–381. https://doi.org/10.46984/SEBATIK.V25I2.1538

Indrayani, A. S. (2006). Kebijakan siaran dan kepentingan anak : kajian ekonomi politik program anak di televisi [Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia]. http://lib.ui.ac.id

Krisbiyantoro, J., & Lestari, P. (2008). Kekerasan terhadap Anak dalam Perspektif Pendidikan. Forum Ilmu Sosial, 35(1), 25580. https://doi.org/10.15294/FIS.V35I1.1297

Krisnawati, E. (2016). Perilaku Konsumsi Media oleh Kalangan Remaja dalam Pencarian Informasi (Studi Kasus Perilaku Remaja di Kota Salatiga dalam Penggunaan Media dalam Perspektif Teori Ketergantungan Media). Komunikatif, 5(1), 43–69. https://doi.org/10.33508/JK.V5I1.923

Lubis, K. (2007). Perlindungan konsumen terhadap tayangan iklan produk pangan dalam televisi Lubis, Krishna. University of Indonesia .

McQuail, D. (1994). Teori komunikasi massa: suatu pengantar (2nd ed.). Erlangga. https://books.google.co.id/books/about/Teori_komunikasi_massa.html?id=MgbXjwEACAAJ&redir_esc=y

Muharromaningsih, D. I. (2006). Konsumsi tayangan televisi berlatar belakang budaya lokal dalam proses konstruksi identitas etnis: kasus remaja Betawi di Jakarta Selatan [Thesis: Jurnal Penelitian Ilmu Komunikasi, V (3) September-Desember 2006: 49-74]. http://lib.ui.ac.id

Munfarida, E. (2010). Kekerasan Simbolik Media Terhadap Anak. Komunika, 4(1), 72–90. https://doi.org/10.24090/KOMUNIKA.V4I1.139

Neuman, W. L. (2006). Social Research Methods Qualitative and Quantitative Approaches. In Basics of Social Research: Qualitative and Quantitative Approaches (Issue 2013). Pearson. https://books.google.com/books/about/Social_Research_Methods.html?id=o4STPwAACAAJ

Novelani, A., Fatimah, S., & Septiane, A. (2021). Gambaran kepatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet zat besi (fe) di klinik mitra delima kecamatan banjarsari kabupaten ciamis. Journal of Midwifery and Public Health, 3(2), 61. https://doi.org/10.25157/JMPH.V3I2.6823

Oktaviarini, M. (2006). Tanggung jawab televisi lokal dalam pelestarian budaya lokal: kasus Banyumas Citra Televisi [University of Indonesia]. https://lib.ui.ac.id

Primasanti, K. B. (2009). Manajemen televisi lokal: kegamangan yang wajar. Jurnal Ilmiah SCRIPTURA, 3(2), 161–171.

Priyowidodo, G. (2009). Menakar kekuatan dan keunggulan industri televisi lokal di era otonomi. Scriptura, 2(1), 56–62. https://doi.org/10.9744/SCRIPTURA.2.1.56-62

Putri, M. S. (2021). Manajemen redaksi media lokal papua dalam pemberitaan covid-19 [Islamic University of Indonesia]. https://123dok.com/document/y8gomw52-manajemen-redaksi-media-lokal-papua-dalam-pemberitaan-covid.html

Rahayu, N. T. (2009). Tayangan hiburan tv dan penerimaan budaya pop. Scriptura, 3(1), 24–35. https://doi.org/10.9744/SCRIPTURA.3.1.24-35

Rusni. (2002). Menyiasati Banjirnya Program Anak-Anak Di Televisi. Jurnal Pemberdayaan Komunitas, 3(2), 87–91.

Sabarofek, M. S., & Sawaki, M. E. (2018). Pengaruh karakteristik individu, budaya kerja dan perilaku individu terhadap kinerja pegawai: studi kasus pada pt. Televisi mandiri papua. Jurnal Riset Manajemen Dan Bisnis, 12(2), 93. https://doi.org/10.21460/JRMB.2017.122.289

Sari, B. C. (2003). Korelasi antara segmentasi gaya hidup dan tipe kepemimpinan dalam keluarga dengan perilaku konsumsi program televisi : studi diet konsumsi program televisi pada anak-anak Sekolah Dasar Negeri di Kebayoran Baru Jakarta Selatan [Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia]. http://lib.ui.ac.id

Siahaan, C. (1999). Media Massa Sebagai Agen Perubahan dalam Era Reformasi Suatu Tinjauan Kebebasan Media Televisi di Indonesia [Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia]. https://lib.ui.ac.id

Sigiro-Saragih, A. J. (1996). Hubungan peranserta guru, intensitas hubungan sosial dengan [University of Indonesia]. http://lib.ui.ac.id

Sitorus, F. R. P. . (2017). Social Services for Adolescences Accessing Local Mass Media. Journal of Sociology, 5(1), 2333–5815. https://doi.org/10.15640/jssw.v5n1a14

Suhardi, S. W., & Lestariyanti. (1996). Dampak Tayangan Televisi Terhadap Anak Pedesaan Di Jawa Tengah | Perpustakaan FIS. Bupara Nugraha. http://library.fis.uny.ac.id/opac/index.php?p=show_detail&id=1728&keywords=

Susanti, M., & Wahyuni, S. (2017). Needs Assessment of Puppet Story Audio Media Model for Teens (Analisis Kebutuhan Model Media Audio Cerita Wayang Bagi Remaja). Pekommas, 2(1), 29–42. https://doi.org/10.30818/JPKM.2017.2020104

Syahrela, R. (2006). Representasi gaya hidup dalam iklan televisi: Analisis wacana: Iklan kosmetika di televisi [University of Indonesia]. https://lib.ui.ac.id/file?file=pdf/abstrak/id_abstrak-107428.pdf

Triwardani, R., & Wicandra, O. B. (2007). Kajian kritis praktik anak menonton film kartun di televisi dalam aktifitas keseharian di banyuwangi. Jurnal Nirmana, 9(1), 46–56. https://doi.org/10.9744/NIRMANA.9.1.PP

Utami, R. (2003). Tinjauan analisis kebijakan di industri penyiaran televisi. University of Indonesia.

Vidyarini, T. N. (2008). Budaya populer dalam kemasan program televisi. Scriptura, 2(1), 29–37. https://doi.org/10.9744/SCRIPTURA.2.1.29-37

Wasaraka, Y. N. K. (2021). Kebiasaan makan dan kebiasaan cuci tangan masyarakat selama masa pandemi covid 19 di kota jayapura. Healthy Papua - Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 4(1), 173–182. http://jurnal.akpermarthenindey.ac.id/jurnal/index.php/akper/article/view/46

Widyastuti. (1996). Hubungan antara menonton film kekerasan di televisi dengan tingkat agresivitas penonton [University of Indonesia]. http://lib.ui.ac.id

Yuanita, A. (2003). Segmentasi pendengar radio dan pola hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi evaluasi pendengar terhadap radio (suatu survei terhadap remaja usia 15-18 tahun pada 10 smu di jakarta) [Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia]. http://lib.ui.ac.id

Published
2023-04-01
How to Cite
Sitorus, F. R. P. P. (2023). Recreational and informative study benefits that adolescents receive by accessing the radio. Jurnal Studi Komunikasi, 7(1), 146 - 163. https://doi.org/10.25139/jsk.v7i1.4902
Section
Articles