Kajian Risiko Kecelakaan Kerja Terhadap Manajemen Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) (Proyek Pembangunan Villa Grand Sinensis PT.Wahana Karya Wijaya)


Abstract
Indonesia merupakan negara berkembang, banyak proyek konstruksi yang sedang dikerjakan. Pelaksanaan proyek tersebut sering terhambat oleh hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan kerja. Besarnya kecelakaan kerja yang terjadi tergantung dari jenis industri, teknologi serta upaya pengendalian risiko yang dilakukan. Secara garis besar kejadian kecelakaan kerja disebabkan oleh tindakan manusia yang tidak memenuhi keselamatan kerja dan keadaan lingkungan yang tidak aman (Suma’mur, 1984). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rangking dan pengendalian risiko K3. Oleh sebab itu perusahaan atau jasa konstruksi perlu menerapkan progaram kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja. Penelitian ini fokus pada kajian analisis risiko kecelakan kerja terhadap sistem manajemen K3 pada proyek konstruksi. Metode penelitian menggunakan teknik pengumpulan data kualitatif dengan melakukan penyebaran kuisioner untuk mendapat tanggapan mengenai potensi bahaya atau risiko kecelakaan kerja dilapangan. Data diolah menggunakan program aplikasi komputer SPSS.16 untuk memperoleh validitas dan reliabilitas. Setelah didapat nilai validitas dan reliabilitas, data responden dilakukan Analisa risiko dengan melakukan perhitungan probability dan impact yang bersumber dari AZ/NZS 4360:2004. Hasil dari perhitungan probability dan impact yang masih dalam bentuk prosentase diskalakan kemudian dilakukan perkalian matriks untuk mengetahui variabel tersebut masuk ke dalam level risiko rendah, sedang, tinggi atau sangat tinggi. Hasil penelitian diperoleh risiko paling tinggi (very hight Risk) sebanyak 14 sub variabel dari variabel pekerja, peralatan, metode, dan lingkungan kerja. Untuk risiko tinggi (Hight Risk) sebanyak 4 sub variabel dari variabel pekerja dan metode kerja. Sedangkan untuk risiko sedang (Medium Risk) sebanyak 2 sub variabel dari variabel peralatan dan lingungan kerja. Pengendalian yang dilakukan berdasarkan sub variabel yang memiliki risiko tertinggi. Dari 20 sub variabel terdapat 14 sub variabel yang memiliki risiko tinggi. Dari beberapa metode pengendalian risiko, dipilih pengendalian secara administratif, eleminasi dan penggunaan APD.
References
Herman, Darmawan, 2016. Manajemen resiko. Jakarta: Bumi Aksara.
https://sis.binus.ac.id/2017/12/18/langkah-langkah-dalam-proses-manajemen risiko/
International Labour Organitation(ILO).2006. Pedoman Praktis Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Bidang Konstruksi.Kykyd PrieAries
Mastura,Labombang.2011.Manajemen Risiko dalam Proyek Konstruksi. Jurnal SMARTek,Vol.9No.1.Pebruari2011: 39 – 46.
Milen, Ayuma Ersamayori. 2016.Analisa Level Kesehatan dan keselamatan Kerja(K3)Terhadap Resiko Dan Manajemen K3. Skripsi Teknik Sipil. UniversitasLampung..
Ramli, Soehatman,2010.Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta: Dian Rakyat.
Soputan, M. E, Gabby dan Mandagi. M. J, Robert, Sompie. F Bonny. 2014. Manajemen Resiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) (Study Kasus pada Pembangunan Gedung SMA Eben Haezar). (Jurnal) . Universitas Sam Ratulangi. 10 hlm.
Sucipto, CD. 2014. Keselamatan dan kesehatan kerja. Yogyakarta: Gosyen Publising.
Suma’mur, 1989.Keselamatan kerja dan pencegahan kecelakaan. Jakarta: Haji Masagung.
Widoyoko, Putro, Eko, S, M.Pd, Dr, Prof. 2012. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Copyright (c) 2018 Doni Feby Nugroho, Kusnul Yakin, Maulidya Octaviani Bustamin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.