Dampak Penerapan Strategi Perpanjangan Garansi pada Dua Retailer Berbeda untuk Meningkatkan Keuntungan Maksimal

  • Universitas Narotama
  • Universitas Narotama
Abstract views: 381 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 273

Abstract

Dalam bersaing saat ini, perusahaan yang memproduksi durable product seperti produk elektronik, produk mesin atau alat berat umumnya dijual dengan pemberian garansi sebagai salah satu bentuk layanan purna jual. Garansi merupakan suatu perjanjian kontrak yang diberikan oleh produsen atau retailer terhadap pelanggan yang membeli produk tersebut berupa penggantian atau perbaikan apabila mengalami kerusakan selama masa periode garansi. Produk dengan masa garansi yang lama bisa dijadikan tolak ukur oleh konsumen bahwa produk tersebut memiliki kualitas yang baik. Pemberian garansi menimbulkan tambahan biaya bagi produsen maupun retailer, yang disebut dengan biaya garansi. Pada penelitian ini akan mengukur dampak terhadap penerapan strategi perpanjangan garansi yang diberikan oleh dua retailer yang berbeda dengan produsen yang sama selaku pemberi garansi dasar kepada pelanggan, dengan metode pengembangan model strategi garansi Bian dan Esmaili. Strategi perpanjangan garansi yang dilakukan produsen berupa menawarkan garansi dasar kepada pelanggan dengan jenis garansi Free Replacement Warranty. Untuk kedua retailer memberikan penawaran pilihan perpanjangan garansi kepada pelanggan; yang pertama memberikan perpanjangan garansi dengan jenis garansi Free Repairment Warranty, dengan biaya garansi dibundel dengan harga produk; kedua tidak memberikan perpanjangan garansi. Hasil pengukuran menunjukkan, strategi dengan perpanjangan garansi oleh retailer memberikan profit supply chain dan profit bagi produsen yang lebih besar daripada yang tidak memberikan perpanjangan garansi.

Author Biographies

, Universitas Narotama
Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer
, Universitas Narotama
Program Studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer

References

[1] D. N. P. Murthy and I. Djamaludin, “New product warranty: A literature review,” Int. J. Prod. Econ., vol. 79, no. 3, pp. 231–260, 2002.
[2] D. Murthy, “Product warranty logistics: Issues and challenges,” Eur. J. Oper. Res., vol. 156, no. 1, pp. 110–126, Jul. 2004.
[3] Y. Bian, S. Yan, W. Zhang, and H. Xu, “Warranty strategy in a supply chain when two retailer’s extended warranties bundled with the products,” J. Syst. Sci. Syst. Eng., vol. 24, no. 3, pp. 364–389, Sep. 2015.
[4] M. Esmaeili, N. Shamsi Gamchi, and E. Asgharizadeh, “Three-level warranty service contract among manufacturer, agent and customer: A game-theoretical approach,” Eur. J. Oper. Res., vol. 239, no. 1, pp. 177–186, Nov. 2014.
[5] K. Li, S. Mallik, and D. Chhajed, “Design of Extended Warranties in Supply Chains under Additive Demand,” Prod. Oper. Manag., vol. 21, no. 4, pp. 730–746, Jul. 2012.
Published
2017-08-01
How to Cite
, & . (2017). Dampak Penerapan Strategi Perpanjangan Garansi pada Dua Retailer Berbeda untuk Meningkatkan Keuntungan Maksimal. Inform : Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 2(2). https://doi.org/10.25139/inform.v2i2.316
Section
Articles