Pengaruh Penyuluhan Perineal Hygiene Terhadap Perilaku Pencegahan Fluor albus Pada Remaja Putri di PP AL-Munawwir (MTS EL-Muna Q)
DOI:
https://doi.org/10.25139/htc.v8i1.10195Keywords:
Fluor Albus, Penyuluhan, Perineal Hygiene, Pondok PesantrenAbstract
Abstrak: Fluor albus merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi dengan prevalensi tinggi menurut WHO 75 % wanita dunia mengalami fluor albus setidaknya sekali dalam seumur hidup. Penyebab fluor albus di Indonesia adalah perilaku pencegahan yang tidak adekuat. Dampaknya wanita indonesia wanita rentan terkena fluor albus. Hal tersebut dapat diatasi dengan meningkatkan pengetahuan terhadap perilaku pencegahan fluor albus melalui penyuluhan perineal hygiene. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan perineal hygiene terhadap perilaku pencegahan fluor albus pada remaja putri di pondok pesantren. Metode : Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21 Februari sampai dengan 28 Februari 2025 di Pondok Pesantren Al-Munawwir (MTS EL-Muna Q) penelitian ini menggunakan pre experimental design dengan rancangan one group pretest-pottest design. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri kelas VIII Mts El-Muna Q sejumlah 47 remaja. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling (total sampling). Dengan kriteria inklusi remaja putri yang bersedia menjadi responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner perilaku pencegahan fluor albus. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil : berdasarkan uji statistik Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh nilai mean pre-test 40,32 dan nilai mean post-test 43,70 serta nilai p-value 0.000 kurang dari 0.05, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis diterima artinya ada pengaruh penyuluhan perineal hygiene terhadap perilaku pencegahan fluor albus pada remaja putri. Hal tersebut terjadi karena setelah diberikan penyuluhan pengetahuan remaja putri meningkat. Kesimpulan : Ada pengaruh penyuluhan perineal hygiene terhadap perilaku pencegahan fluor albus pada remaja putri di pondok pesantren.
Kata Kunci: Fluor Albus, Penyuluhan, Perineal Hygiene, Pondok Pesantren
Abstrack : Fluor albus is one of the reproductive health problems with high prevalence according to WHO, 75% of women in the world experience fluor albus at least once in their lifetime. The cause of fluor albus in Indonesia is inadequate prevention behavior. The impact is that Indonesian women are susceptible to fluor albus. This can be overcome by increasing knowledge of fluor albus prevention behavior through perineal hygiene counseling. Objective: This study aims to determine the effect of perineal hygiene counseling on fluor albus prevention behavior in adolescent girls in Islamic boarding schools. Method: This study was conducted from February 21 to February 28, 2025 at the Al-Munawwir Islamic Boarding School (MTS EL-Muna Q) this study used a pre-experimental design with a one group pretest-pottest design. The population in this study were 47 adolescent girls in grade VIII of Mts El-Muna Q. The sampling technique used in this study was non-probability sampling (total sampling). With the inclusion criteria of adolescent girls who were willing to be respondents. The data collection tool used a fluor albus prevention behavior questionnaire. Data analysis using the Wilcoxon Sign Rank Test. Results: based on the Wilcoxon Sign Rank Test statistical test, the mean pre-test value was 40.32 and the mean post-test value was 43.70 and the p-value was 0.000 less than 0.05, so it can be concluded that the hypothesis is accepted, meaning that there is an effect of perineal hygiene counseling on fluor albus prevention behavior in adolescent girls. This happens because after being given counseling, the knowledge of adolescent girls increased. Conclusion: There is an effect of perineal hygiene counseling on fluor albus prevention behavior in adolescent girls in Islamic boarding schools
Keyword: Fluor Albus, Counseling, Perineal Hygiene, Islamic Boarding School
References
[2] F. D. F. H. Herlia Sumardha Nasution, "The Effect Of Healt Education on WUS Knowledge About Fluor Albus at the Ptumbak Health Center in 2021," Jurnal Science Midwifery , vol. 10, pp. 606-612, 2022.
[3] N. M. R. Fitria Melina, "Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Keputihan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta," 2021.
[4] H. W. Umi Sa'adatun Nikmah, "Personal Hygiene Habits dan Kejadian Fluor Albus pada Santriwati PP AL-Munawwir, Yogyakarta," Jurnal MKMI, vol. 14, pp. 36-43, 2018.
[5] Hidayanti, "Rebusan Sirih Merah Mengurangi Fluor Albus Pada Remaja Putri," Jurnal Riset Kesehatan , vol. 13, pp. 1-10, 2021.
[6] T. W. Icma Maulida, "Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kejadian Fluor Albus pada Remaja Putri di Pondok Pesantren AL-Mashyuriyah Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang," jurnal Borneo student research , vol. 1, pp. 772-777, 2020.
[7] L. A. K. Cintika Yorinda Sebtalesy, "Edukasi Perilaku Personal Hygiene Remaja : Upaya Mencegah Fluor Albus di Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien," Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 1, pp. 468-474, 2022.
[8] A. E. T. H. J. N. Putri Vira Novita Laga, "Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Vulva Hygiene Pada Mahasiswa FKM Universitas Nusa Cendana Kupang," Jurnal Kesehatan , vol. 13, pp. 127-137, 2024.
[9] M. W. L. A. E. P. A. S. A. Risna Ayu Rahmadani, "Pengetahuan Remaja Mengenai Intervensi Non Farmakologis Untuk Mengatasi Fluor Albus di SMA Negeri 2 Kota Bitung," Jurnal Ners , vol. 7, pp. 434-437, 2023.
[10] T. W. M. P. P. M. Natalia Pesik, "Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Terhadap Prilaku Remaja Putri Tentang Vulva Hygiene di SMP Negeri 8 Satap Tondano," Jurnal Kesehatan Tambusai , vol. 5, pp. 416-423, 2024.
[11] Z. N. H. D. D. S. E. S. Savira Angelia, "Analisis Efektivitas Metode Ceramah dan Demonstrasi Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri," Jurnal Ners , vol. 8, pp. 553-557, 2024.
[12] V. Y. L. M. S. H. Suhaeni, "Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Vulva Hygiene Pada Remaja Putri," Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan , vol. 6, pp. 170-177, 2020.
[13] A. Pratiwi, "Analisis Kejadian Fluor Albus Berdasarkan Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Personal Hygiene," Jurnal STIKES AL-Ma'arif Baturaja , vol. 7, pp. 1-8, 2022.
[14] M. P. V. S. R. Meinarisa, "Pengaruh Edukasi Vaginal Hygiene Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pencegahan Fluor Albus pada Remaja Putri," Jurnal Edurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan , vol. 5, pp. 480-486, 2020.
[15] T. S. S. w. T. N. S. K. Novianti Subagya, "Faktor Dominan yang Mempengaruhi Kejadian Fluor Albus pada Remaja Putri di SMA Negeri 5 Tuban," Jurnal Pendidikan Tambusai, vol. 7, pp. 20436-20443, 2023.
[16] F. W. K. Dwiharyanti, "Pengaruh Penyuluhan Vulva Hygiene Terhadap Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Keputihan Patologi pada Remaja Putri Mts Nurul Huda," Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 24, pp. 341-344, 2024.
[17] M. H. Lela Nurlela, Promosi Kesehatan, yogyakarta : Pustaka Panasea, 2020.
[18] Y. P. S. Denny Pratama, "Karakteristik Perkembangan Remaja," Jurnal Edukasimu, vol. 3, pp. 1-9, 2021.
[19] M. P. V. S. R. Meinarisa, "Pengaruh Paket Edukasi Vaginal Hygiene Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pencegahan Fluor Albus Pada Remaja Putri," Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan , vol. 5, pp. 480-486, 2020.
[20] S. I. H. Eka Noviyanti, "Effect Of Health Education Using Audiovisual Media On Level Of Knowledge about Leucorrhea (Fluor Albus)," Health and Technology Journal (HTechJ), vol. 1, pp. 118-124, 2023.




