Konflik Batin Tokoh Aris pada Film Pria Karya Yudho Aditya (Kajian Psikologi Sastra)

  • Salma Qotrunada S Universitas Negeri Surabaya
  • Resdianto Raharjo Universitas Negeri Surabaya
  • Titik Indarti Universitas Negeri Surabaya
Abstract views: 170 , pdf downloads: 173
Keywords: Film Pria, Konflik Batin, Psikologi Sastra

Abstract

Film dapat dikategorikan sebagai karya sastra dengan kandungan seni peran dan naskah yang dimuat sebelum film digarap. Fenomena yang menghebohkan masyarakat akhir-akhir ini adalah kemunculan kaum LGBTQ. Kaum ini dianggap sebagai bentuk penyimpangan norma sosial dikarenakan tidak sejalan dengan norma yang ada. Film Pria yang dirilis pada tahun 2017 dengan sutradara Yudho Aditya mengangkat fenomena LGBTQ terutama kaum gay yang mengalami banyak konflik batin di dalamnya. Psikologi sastra yang menjadi teori di dalam penelitian ini menunjukkan adanya kesamaan fokus di antara psikologi dan sastra, yaitu manusia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi kepustakaan. Peneliti mengumpulkan data berdasarkan data literatur yang terdapat di dalam perpustakaan. Kemudian, data yang sudah dimiliki akan dianalisis dan disajikan secara pendeskripsian. Konflik batin oleh Kurt Lewin menjadi acuan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa terdapat konflik mendekat-mendekat yang dirasakan oleh Aris. Selain itu film ini memiliki banyak konflik menjauh-menjauh dikarenakan Aris yang selalu memiliki pilihan yang tidak ia sukai. Konflik mendekat-menjauh yang dimiliki Aris pada akhirnya juga menjadi pilihan yang tidak ia sukai. Secara garis besar, Aris di dalam film ini selalu dihadangkan dengan pilihan yang ia tidak sukai melihat keseluruhan cerita adalah Aris yang terpaksa harus menikah walau ia tidak menyukainya.

References

Ahmadi, A. (2015). Psikologi Sastra. Surabaya: University Press.

Barry, S. (2016). Fenomena Komunitas Film. Jurnal KalaTanda 2(1).

Daulay, S. N. (2020). Analisis Kepribadian Tokoh Utama Film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini: Kajian Psikologi Sastra (Doctoral dissertation).

DqLab. (2021). Penelitian Kualitatif Teknik Analisis Data Deskriptif. https://dqlab.id/penelitian-kualitatif-teknik-analisis-data-deskriptif diakses pada 19 Oktober 2022.

Hayati, N. (2021). Konflik Batin Tokoh Utama Film Moga Bunda disayang Allah Sutradara Jose Poernomo: Analisis Psikologi Sastra. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan [JIMEDU], 1(1).

Koesmarini, N. T. (2021). Film Pendek Pria, Pertentangan Orientasi Seksual Dalam Adat Kebudayaan. https://www.filmmaker.id/3272/ diakses pada 19 Oktober 2022.

Mayangsari, I. A. (2012). Konflik Batin Tokoh Dalam Novel Tentang Kamu Karya Tere Liye: Kajian Psikologi Kurt Lewin. Jurnal Unesa.

Meigita, E. (2018). Konflik Batin Tokoh Mei Rose Dalam Novel Surga Yang Tak dirindukan Karya Asma Nadia (Kajian Psikologi Sastra Kurt Lewin). [Skripsi]. Universitas Negeri Surabaya.

Mirzaqon, A. & Purwoko. B. (2018). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori dan Praktik Konseling Expressive Writing. Jurnal BK Unesa, 8(1).

Ristiana, K. R. & Adeani, I. S. (2017). Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Surga Yang Tak Dirindukan 2 Karya Asma Nadia. Jurnal Literasi 1(2).

Setiaji, A. B. (2019). Kajian Psikologi Sastra Dalam Cerpen “Perempuan Balian” Karya Sandi Firli. Jurnal Lingue Bahasa, Budaya, dan Sastra 1(1).

Sudarisman, Y. (2016). Sastra Sebelah: Perlakukan Film Sebagai Film. Jurnal al-Tsaqafa 13(2).

Tara, A. E. (2020). Abnormalitas Tokoh Utama Dalam Film Fiksi Karya Mouly Surya (Sebuah Kajian Psikologi Sastra) (Doctoral dissertation, Universitas Diponegoro).

Wahyuningtias, P. & Wardana, A. (2015). Pilihan Menjadi Homoseksual di Kalibener Purwokerto. Jurnal Pendidikan Sosiologi.

Winarto, A. Z. (2020). Studi Resepsi Tentang Hasrat Tokoh Utama Film Dokumenter LGBT: Emak Dari Jambi. Media Bina Ilmiah, 14(10), 3223-3232.

Published
2022-11-08
How to Cite
Qotrunada S, S., Raharjo, R., & Indarti, T. (2022). Konflik Batin Tokoh Aris pada Film Pria Karya Yudho Aditya (Kajian Psikologi Sastra). Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 193-211. https://doi.org/10.25139/fn.v5i2.5216
Section
Articles