Implementasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata Kampung Adat Kambajawa Kabupaten Sumba Tengah
Keywords:
Policy Implementation, Tourism DevelopmentAbstract
Salah satu wilayah Nusa Tenggara Timur yang memiliki potensi wisata yang beragam, baik alam maupun budaya adalah Wilayah Sumba Tengah. Wilayah Sumba Tengah menyimpan banyak keindahan alam dan budaya wisata. Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah sebenarnya telah berupaya untuk melakukan pengembangan pariwisata di wilayah Sumba Tengah. Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah telah mengusulkan rencana pembangunan kawasan destinasi pariwisata prioritas (DPP). Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pariwisata di Kampung Adat Kambajawa Kabupaten Sumba Tengah; dan untuk mendeskripsikan usaha dan Hasil Pengembangan Pariwisata Kampung Adat Kambajawa Kabupaten Sumba Tengah; serta untuk mendeskripsikan implementasi Pengembangan Pariwisata Kampung Adat Kambajawa Kabupaten Sumba Tengah berdasarkan Teori George Edward III; dan juga untuk Mendeskripsikan Faktor Pendukung dan Penghambat Impelementasi Pengembangan Pariwisata Kampung Adat Kambajawa di Kabupaten Sumba Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Rancangan penelitian yang digunakan penulis adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini menggunakan model Implementasi Kebijakan George Edward III. Lokasi penelitian dilakukan pada Kampung Adat Kambajawa Kabupaten Sumba Tengah. Informan penelitian adalah Sekretaris Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Sumba Tengah, Pengelola wisata, Kepala Desam, Masyarakat / warga, Pelaku usaha, Pelaksana program / kegiatan pengembangan serta Pengunjung. Alur analisis mengikuti model analisis interaktif sebagaimana diungkapkan Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan didapatkan kesimpulan penelitian bahwa Implementasi Pengembangan Pariwisata Kampung Adat Kambajawa Kabupaten Sumba Tengah secara garis besar telah memenuhi parameter Implementasi Kebijakan sesuai Teori George Edward III. Faktor pendukung Implementasi Kebijakan Pariwisata Kampung Adat Kambajawa di Kabupaten Sumba Tengah adalah Adanya Sumber Daya Manusia yang cukup dan Kejelasan Struktur Birokrasi. Sedangkan faktor penghambat Implementasi Kebijakan Pariwisata Kampung Adat Kambajawa di Kabupaten Sumba Tengah adalah Minimnya Pendanaan Pengembangan Wisata, Kurangnya sikap peduli Dinas Pariwisata dalam Pengembangan Wisata dan Kendala Sinyal dalam komunikasi.
