ANALISIS KONTRASTIF SIMBOL METAFORA DAN BUDAYA DALAM TAKHAYUL MASYARAKAT JEPANG DAN INDONESIA

Febi Ariani Saragih, Diella Fortuna Riyadi

Abstract


Takhayul merupakan pernyataan yang bersifat lisan ditambah dengan gerak isyarat yang dianggap mempunyai makna gaib. Masyarakat Jepang dan Indonesia hingga saat ini masih ada yang percaya terhadap takhayul. Salah satunya takhayul yang mengunakan kata hewan. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui simbol hewan yang sama-sama digunakan pada takhayul masyarakat Jepang dan Indonesia, serta mengetahui alasan persamaan dan perbedaan simbol metafora dan budaya dalam takhayul tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori metafora milik Lakoff dan Johnson tentang hubungan antara metafora dan budaya serta teori budaya milik Jandt tentang penyebab adanya perbedaan budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan sumber data takhayul yang ada dalam buku Shireba Osoroshii Nihonjin no Fuushuu artikel lain dari internet yang di dalamnya terdapat takhayul dari Indonesia. Dari hasil penelitian ini ditemukan tujuh simbol hewan yang ada di Jepang dan Indonesia yaitu kucing, burung gagak, anjing, ular, sapi, katak, dan ayam. Persamaan antara takhayul Jepang dan Indonesia adalah karena nilai-nilai yang paling mendasar dalam budaya akan koheren dengan struktur metafora dari konsep yang paling mendasar dalam budaya itu sendiri. Sedangkan perbedaan dikarenakan budaya yang dibedakan melalui cara berpikir kelompok tersebut secara keseluruhan, praktik, pola perilaku, persepsi, nilai dan asumsi dalam hidup mereka yang mengarahkan perilaku tersebut.




DOI: http://dx.doi.org/10.25139/ayumi.v6i2.2155

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:

View My Stats