Budaya Joseigo dalam Anime Ginga Eiyuu Densetsu

Talin Salisah, Nani Sunarni

Abstract


Salah satu kajian yang digunakan dalam menganalisis bahasa pada suatu daerah disebut etnolinguistik. Bahasa Jepang yang memiliki joseigo atau bahasa perempuan adalah salah satu objek penelitiannya. Artikel ini bertujuan untuk membuktikan ciri-ciri dari bahasa perempuan pada era perang yang diucapkan oleh tokoh bernama Hilda dan Evangeline dalam animasi Ginga Eiyuu Densetsu tersebut hadir dalam suatu percakapan. Metode yang digunakan adalah metode simak terhadap video berisi percakapan tokoh Hilda dan Evangeline. Hasil analisis menunjukkan bahwa Tokoh Hilda dan Evangeline dalam Ginga Eiyuu Densetsu menggambarkan zaman joseigo era perang di wilayah Jepang yang sopan serta elegan terhadap lawan bicaranya, khususnya kepada sosok laki-laki yang berada pada lingkaran terdekat.

Full Text:

PDF

References


Adnyani, Kadek Eva Krishna, dkk. (2017). Is There An Age-Factor for Joseigo (Japanese Women’s Language) Usage?: A Case Study In Japanese Sociolinguistics. Proceedings The 8th International Seminar on Austronesian and Nonaustronesian Languages and Literature, pp. 549-555.

Duranti, Alessandro. 1997. Linguistic Antrophology. NewYork: Cambridge University Press.

Mahsun. 2017. Metode Penelitian Bahasa. Depok: Rajawali Pers.

Nakamura, Momoko. 2014. Gender, Language and Ideology: A Genealogy of Japanese Women’s Language. Philadelphia: John Benjamin Publishing Co.




DOI: http://dx.doi.org/10.25139/ayumi.v7i2.3250

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY:

ResearchGate - Wikipedia