PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH TALI STRAPPING UNTUK PEMBUATAN BETON FIBER DITINJAU TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH

THE EFFECT OF ADDING STRAPPING WASTE TO FIBER CONCRETE ON COMPRESSIVE STRENGTH AND TENSILE STRENGTH

Authors

  • Yulianus Raheng Universitas Dr.Soetomo
  • Safrin Zuraidah Universitas Dr.Soetomo
  • K. Budi Hastono Universitas Dr. Soetomo

DOI:

https://doi.org/10.25139/concrete.v3i02.10515

Keywords:

Limbah Tali Strapping, Kuat Tekan, Kuat Tarik Belah, Porositas

Abstract

Tujuan dari penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa pengaruh penambahan limbah tali strapping untuk mendapatkan nilai komposisi yang optimum yang menghasilkan kuat tekan dan kuat tarik belah beton maksimal pada umur 28 hari. Adapun variasi persentase Limbah Tali Strapping yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 0%, 6%, 8%, dan 10% dari berat semen, Metode penelitian eksperimental dengan menggunakan benda uji silinder 150 x 300 mm sebanyak 48 benda uji untuk uji kuat tekan dan uji kuat tarik belah beton. Penambahan limbah tali strapping pada campuran beton memberikan pengaruh yang berlawanan: meningkatkan kuat tekan namun menurunkan kuat tarik belah. Limbah tali strapping terbukti secara signifikan meningkatkan kuat tekan beton. Peningkatan optimum sebesar 33,2% dicapai pada variasi 10%, dengan nilai kuat tekan naik dari 17,54 MPa (beton normal) menjadi 23,38 MPa. Akan tetapi, penambahan yang sama justru mengakibatkan penurunan pada kekuatan tarik belah. Penurunan sebesar 2,8% teramati pada variasi 6%, di mana kuat tariknya turun dari 3,20 MPa menjadi 2,75 MPa.

References

ASTM C 136 – 01. Standard test method for sieve analysis of fine and coarse aggregates. American Society for Testing and Material.
ASTM C 117 – 95. Test method for materials finer than sieve in mineral aggregates by washing. American Society for Testing and Material.
SNI 03-2834-2000. 2000. Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal, Badan Standarisasi Nasional,1-11.
SNI 15-2049-2004.2004 Semen Portland Pozolan. Badan Standar Nasional. Bandung.
SNI SNI 03-1974-1990,1990 Metode Pengujian Kuat Tekan Beton, Bandung: Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standarisasi Nasional. 2002. SNI 03-2491-2002: Metode Pengujian Kuat Tarik Belah Beton. BSN. Bandung.
Agnia, Afifah, Kusno Adi Sambowo, and Sittati Musalamah. "Pemanfaatan Limbah Serat Tali Beneser Dalam Meningkatkan Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton." Menara: Jurnal Teknik Sipil 16.2 (2021): 51-56.
Agus, Irzal. "Penggunaan Serat Nylon Pada Beton Ditinjau Terhadap Nilai Kuat Tekan Dan Tarik Belah Beton." Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan 8.1 (2019): 11-21.
Dwianto, Agus, Sartika Nisumanti, and Utari Sriwijaya Minaka. "Pengaruh Variasi Penggunaan Serat Polypropylene Terhadap Uji Kuat Tarik Belah Beton Ringan." Jurnal Gradasi Teknik Sipil 7.1 (2023): 1-6.
Sirait, Bayu Zahrian P. Pengaruh Penambahan Serat Polypropylene terhadap Kuat Tarik Belah Beton. Diss. Universitas Medan Area, 2022.
Tjokrodimulyo, K. (2007). Teknologi Beton (Edisi Pert). Yogyakarta: Biro PenerbitKMTS FT UGM.
Zuraidah, Safrin, and Bambang Sujatmiko. "Pemanfaatan Limbah Strapping Band Dan Styrofoam Dengan Menggunakan Pasir Mojokerto Untuk Bata Ringan." Narotama Jurnal Teknik Sipil (NJTS) 3.1 (2019): 41-58.

Downloads

Published

2025-11-10

How to Cite

Raheng, Y., Zuraidah, S., & Hastono, K. B. (2025). PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH TALI STRAPPING UNTUK PEMBUATAN BETON FIBER DITINJAU TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH: THE EFFECT OF ADDING STRAPPING WASTE TO FIBER CONCRETE ON COMPRESSIVE STRENGTH AND TENSILE STRENGTH. CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology, 3(02), 216–223. https://doi.org/10.25139/concrete.v3i02.10515