Implementation of Government Regulation No. 21 of 2022 Regarding the Legal Status of Children with Dual Nationality After the Citizenship Election Deadline

Authors

DOI:

https://doi.org/10.25139/lex.v5i1.10205

Keywords:

Dual Nationality, Nationality Law, Legal Protection, Mixed-Marriage Children, Indonesian Citizenship

Abstract

This study investigates the implementation of Government Regulation No. 21 of 2022 concerning the legal status of dual-nationality children following the deadline for nationality selection. Indonesia’s dual-nationality policy, particularly for children born from mixed-nationality marriages, has led to legal uncertainty for individuals who failed to choose their citizenship status by the age of 21, as stipulated in Law No. 12 of 2006. The regulation offers a legal solution by extending the deadline for nationality determination, aiming to prevent statelessness and safeguard the rights of affected individuals. Using an empirical legal research method, this study explores the regulation's effectiveness in West Nusa Tenggara Province by analyzing policy implementation, data collection efforts, inter-agency coordination, and public awareness. The findings show an increase in nationality applications from dual-nationality children, but also highlight obstacles such as limited outreach and administrative inefficiencies. The study emphasizes the importance of strengthening legal awareness and cross-sector collaboration to enhance the legal protection of children with dual nationality and ensure their recognition as Indonesian citizens.

References

Aditama, I. (2021). Affidavit atau Paspor RI Untuk Anak Berkewarganegaraan Ganda? Temukan Jawabannya. https://jogja.imigrasi.go.id/affidavit-atau-paspor-ri-untuk-anakberkewarganegaraan-ganda-temukan-jawabannya/
Andriani, D., & Eleanora, F. N. (2023). Penegakan Hukum Bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda Ditinjau Dari Hak Asasi Manusia. Jurnal Yustisiabel, 7(1).
Asshiddiqie, J. (2003). Konsolidasi naskah UUD 1945. Yarsif Watampone.
Chasanova, P. A. (2024). Interview with Ms. Puri Adriatik Chasanova, Head of Legal Services at the Regional Office of the Ministry of Law of NTB.
Fajar, M., & Achmad, Y. (2015). Dualisme Penelitian Normatif dan Empiris. Pustaka Belajar.
Farhan, L. R. (2025). Analis Keimigrasian Ahli Pertama pada Kantor Imigrasi Kelas I Mataram.
Firsada, M. R. (2025). Analis Keimigrasian Ahli Pertama pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram.
Gatara, A. S. (2012). Pendidikan Kewarganegaraan (Civil Education). Fokusmedia.
Gautama, S. (1997). Warga Negara dan Orang Asing. Alumni.
Hartawan, A. (2011). Status Kewarganegaraan Anak dari Hasil Perkawinan Campuran. http://andreanhartawan-ngeblogs.blogspot.com/2011/11/status-kewarganegaraan-anak-dari-hasil.html
Hosseini, S. I., Arya, A., & Ahmadi, M. (2015). Nationality in Private International Law. Indian Journal of Science and Technology, 8(12).
Kansil, C. S. T. (1995). Hukum Kewarganegaraan Republik Indonesia. Sinar Grafika.
Minister of Law and Human Rights. (2007). Surat Edaran Menteri Hukum dan HAM RI No. M.09.HI.04.01 Tahun 2007 Huruf B butir 2 Tentang Tata Cara Pendaftaran, Pencatatan dan Pemberian Fasilitas Keimigrasian Sebagai Warga Negara Indonesia Yang Berkewarganegaraan Ganda.
Ministry of Law and Human Rights NTB. (2023). Laporan Target Kinerja B04 Subbidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum Kanwil Kementerian Hukum dan HAM NTB Tahun 2023 “Laporan Pendataan Anak Berkewarganegaraan Ganda.”
Ministry of Law and Human Rights NTB. (2024). Laporan Monitoring Kewarganegaraan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM NTB. https://kewarganegaraan.ahu.go.id/
Mulyana, D. (2008). Metodologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. PT. Remaja Rosdakarya.
Muzhar, C. R. (2022). PP No 21 Tahun 2022 Memberikan Kemudahan Layanan Kewarganegaraan. https://portal.ahu.go.id/id/detail/75-berita-lainnya/3076-pp-no-21-tahun-2022-memberikan-kemudahan-layanan-kewarganegaraan-catat-persyaratannya
Putra, E. (2017). Penegakan Hukum Wujudkan Keadilan, Kepastian dan Kemanfaatan Hukum. Komisi Yudisial RI. https://www.komisiyudisial.go.id/frontend/news_detail/514/penegakan-hukum-wujudkan-keadilan-kepastian-dan-kemanfaatan-hukum
R., S. (2016). Citizenship as Foundation of Rights: Meaning for America. Cambridge University Press.
Ranuhandoko, B. A. (2013). Terminologi Hukum Inggris-Indonesia. Sinar Grafika.
Roihanah, R. (2015). Penegakan Hukum Di Indonesia : Sebuah Harapan dan Kenyataan. JUSTICIA ISLAMICA: Jurnal Kajian Hukum Dan Sosial, 12(1).
Sonata, D. L. (2014). Metode Penelitian Hukum Normatif dan Empiris: Karakteristik Khas dari Metode Penelitian Hukum. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 8(1), 25–27. https://doi.org/https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v8no1.283
Usmawadi. (1992). Materi Pendidikan dan Kemahiran Hukum. Laboratorium Hukum Fakultas Hukum UNSRI.
Wijayanti, H. (2011). Hukum Kewarganegaraan & Keimigrasian. Bayumedia Publishing.
Zulfikar, M. (2022). Kemenkumham Catat 13.092 Anak Terdaftar Berkewarganegaraan Ganda. Antara. https://www.antaranews.com/berita/2962841/kemenkumhan-catat-13092-anak-terdaftar-berkewarganegaraan-ganda

Downloads

Published

2025-05-09

How to Cite

Implementation of Government Regulation No. 21 of 2022 Regarding the Legal Status of Children with Dual Nationality After the Citizenship Election Deadline. (2025). Lex Journal : Kajian Hukum Dan Keadilan, 5(1), 199–219. https://doi.org/10.25139/lex.v5i1.10205

Issue

Section

Articles