ANALYSIS OF LEGAL LIABILITY FOR FOUNDATIONS THAT MAKE CAPITAL INVESTMENTS IN BUSINESS ENTITIES
DOI:
https://doi.org/10.25139/lex.v3i2.10758Keywords:
Foundation, Capital Participation, Legal LiabilityAbstract
Capital participation by foundations is a form of asset management that has sparked legal debate, considering that a foundation is a non-profit legal entity established to carry out social, religious, and humanitarian activities. This study aims to examine the regulation and supervision of capital participation by foundations, as well as the legal liability of foundation administrators, drawing on theories of legal utility, legal entity, and legal responsibility. The results of the study indicate that normatively, capital participation is permitted; however, in practice, it still faces regulatory ambiguity, particularly regarding its limits, forms, and supervision mechanisms. Foundation administrators play a crucial role in the decision-making process of capital participation as technical executors, thereby bearing significant responsibility. Their liabilities include civil liability in the event of losses, criminal liability for legal violations, organizational accountability to the foundation's supervisory board, administrative responsibility through financial reporting, and moral responsibility to the public and donors.
References
Borahima, A. (2010). Kedudukan Yayasan di Indonesia. Kencana Prenada Media Group.
Desmiyati. (2024). Tanggungjawab perdata Organ Yayasan berdasarkan Undang-Undang no 16 tahun 2001 tentang Yayasan. UNES Law Review, 6(4), 62.
Diani, R., & Rochayati, S. (2024). Yayasan sebagai Pemegang Saham Perseroan Terbatas dan Akibat Hukumnya terhadap Harta Kekayaan Yayasan. Jurnal Hukum Tri Pantang, 10(1).
Fauzia, A., Octavia, D. G. R., & Hamdani, F. (2022). The Conflict of the Norms in the Execution of Secured Objects Which are Enforced by Liability Rights When the Debtor is Bankrupt. Progressive Law Review, 4(1), 1–9.
Imaliya, R. (2018). Organisasi Non-profit (yayasan) sebagai media Tindak Pidana pencucian Uang. Jurnal Hukum Universitas Brawijaya, 3, 20.
Kasiani. (2021). Hukum Badan Usaha yang Dapat Didirikan oleh Yayasan untuk Mewujudkan Kemudahan Iklim Berusaha di Indonesia. Jurnal Sepremasi, 11(1).
Kristianti, D. S. (2021a). Menelisik Yayasan di Indonesia: Sebagai Lembaga yang Memiliki Fungsi dan Tujuan Sosial Semata? Jurnal Paradigma Hukum Pembangunan, 6(1), 1–32.
Kristianti, D. S. (2021b). Menelisik Yayasan Di Indonesia: Sebagai Lembaga Yang Memiliki Fungsi Dan Tujuan Sosial Semata? Universitas Katolik Parahyangan.
Kurniawan, A., & Rahayu, E. (2024). Penyertaan Modal Perseroan Terbatas sebagai Alternatif Strategi Penggalangan Dana Organisasi Kemanusiaan dengan Legalitas Yayasan. UNES Law Review, 6(4).
Marzuki, P. M. (2011). Penelitian Hukum. Kencana Prenada Media Group.
Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram University Press.
Nora, I., Yamin, M., & A T. K. D. (2024). Analisis Yuridis Bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan melalui Penyertaan Modal oleh Yayasan. Iuris: Jurnal Ilmu Hukum, 3(2).
Pratiwi, A. U. (2018). Kepastian Hukum Penyelenggaraan Yayasan Perguruan Tinggi Akibat Dualisme Kepengurusan. Universitas Hasannuddin Makassar.
Rinaldi. (2023). Analisis Yuridid Terhadap Pertanggungjawaban Organ Yayasan Untuk Mewujudkan Kepastian Hukum (Studi Penelitian Di Yayasan Hati Senang Abadi Berkedudukan Di Kota Tanjungpinang). UNES Law Review, 6, 23.
Widjaja, G. (2008). Hak Individu & Kolektif Para Pemegang Saham. Praninta Offset.