Analisis Pemodelan Matematika Siswa Dalam Pemecahan Masalah Kontekstual Berdasarkan Kemampuan Matematika

  • Afudin La Arua Universitas Muslim Buton
  • Samron Samron Universitas Muslim Buton
Abstract views: 36 , 4257 publish (Bahasa Indonesia) downloads: 17

Abstract

Abstract

Mathematical modelling is an alternative that can be used by student in term of contextual problem solving. The aim of this studi is to analyze about student’s mathematical modelling to solve the contextual problem based on their math ability. This research is a descriptive research by using kualitative method. There are some steps in doing this research, , they are: 1) preparing research instrument, , that is math ability test, contextual problem solving test, and interview guide, 2) validation the instrument test end interview guide, 3) instrument trials, 4)research implemntation, 5) data analysis, 6) data triangulation, and 7) conclusion. Based on the research result, there are three steps of student’s ability, i.e , high, medium, and low. The ability of these there student’s show that there are differences in solving contextual problems using mathematical modelling.

 

Keywords: Mathematical modelling, contextual problem solving

 

Abstrak

Pemodelan matematika merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan oleh siswa dalam pemecahan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis tentang pemodelan matematika siswa dalam pemecahan masalah kontekstual berdasarkan kemampuan matematika. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Tahapan dalam peneltian ini meliputi: (1) penyiapan instrumen penelitian berupa tes kemampuan matematika, tes pemecahan masalah kontekstual dan pedoman wawancara, (2) validasi instrumen tes dan pedoman wawancara, (3) uji coba instrumen, (4) pelaksanaan penelitian, (5) analisis data, (6) triangulasi data, dan (7) penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh tiga kemampuan siswa yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Kemampuan ketiga siswa tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan dalam memecahkan masalah kontekstual menggunakan pemodelan matematika.

 

Kata Kunci: Pemodelan Matematika, Pemecahan Masalah Kontekstual

Downloads

Download data is not yet available.

References

N. Fahrudin, “Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Kontekstual Siswa SMP Ditinjau dari Kemampuan Matematika,” J. Gantang, vol. 6, no. 1, pp. 29–38, 2021.

H. Khusna and S. Ulfah, “Kemampuan Pemodelan Matematis dalam Menyelesaikan Soal Matematika Kontekstual,” Mosharafa J. Pendidik. Mat., vol. 10, no. 1, pp. 153–164, 2021, doi: 10.31980/mosharafa.v10i1.857.

G. Polya, How to Solve It: A New Aspect Of Mathematical Method With A New Foreword. by John H. Conway. In Discovering Computer Science, 2004.

S. N. Nikmah, Haeruddin, and Asyril. Analisis Kesalahan Menyelesaikan Soal Cerita Program Linear Ditinjau Dari Perbedaan Jenis Kelamin, “Jurnal PRIMATIKA, vol. 9, pp. 91–100, 2020.

Agustin, Sifudin, and A. Supriadi. Analisis Kemampuan Pemahaman Siswa dalam Menyelsaikan Soal Cerita Program Linear di Kelas XI. Gauss: Jurnal Pendidikan Matematika, vol. 02, no. 01, pp. 1-12, 2019

W. Wildana, S. H. Mustamin, and F. Nur, “Analisis Kesalahan Peserta Didik Dalam Menjawab Soal Program Linear Kelas Xii Ipa Man 1 Makassar,” MaPan, vol. 4, no. 1, pp. 75–82, 2016, doi: 10.24252/mapan.2016v4n1a6.

Ö. D. Temur, “Analysis of prospective classroom teachers’ teaching of mathematical modeling and problem solving,” Eurasia J. Math. Sci. Technol. Educ., vol. 8, no. 2, pp. 83–93, 2012, doi: 10.12973/eurasia.2012.822a.

J. A. Hartono and I. Karnasih, “Pentingnya Pemodelan Matematis dalam Pembelajaran Matematika,” Semnastika Unimed, pp. 1–8, 2017.

Pitriani. Kemampuan Pemodelan Matematika Dalam Realistic Mathematics Education (RME). JES-MAT, vol. 2, no. 1, pp. 65–82, 2016.

Jayanti, M. Dwi, E. B. Irawan, and S. Irawati. “Kemampuan Pemecahan Masalah Kontekstual Siswa SMA Pada Materi Barisan Dan Deret.” Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan 3(5):671–678. 2018”.

M. O. Rahmanto. Profil Berpikir Siswa MTs Dalam Mengkonstruksi Model Matematika Untuk Memecahkan Masalah Soal Cerita Ditinjau Dari Kemampuan Matematika dan Gender. Tesis. Surabaya: UNESA. 2016.

Ratumanan, T.G., & Laurens, T. Evaluasi Hasil Belajar Siswa yang Relevan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Surabaya: Unesa University Press. 2003.

M. B. Miles, and A. M. Huberman. (1994). “An Expanded Sourcebook "Qualitative Data Analysis Second Edition.” SAGE Publications, 1994.

Published
2022-05-25
Section
Articles