Analisis Persepsi Masyarakat Petani Di Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung Terhadap Program Sistem Resi Gudang Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani

  • R Ferry Bakti Atmaja ISB Atma Luhur
  • Yosefin Yosefin ISB Atma Luhur
Abstract views: 102 , PDF downloads: 86

Abstract

Permasalahan mengenai usaha-usaha untuk lebih meningkatkan kualitas hidup kaum petani selalu saja menjadi tantangan yang berat bagi Pemerintah. Sistem Resi Gudang merupakan salah satu program pemerintah yang menjanjikan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Melalui program Sistem Resi Gudang diharapkan petani akan mempunyai akses terhadap modal sekaligus memungkinkan upaya tunda jual yang dalam tahapan selanjutkan meningkatkan posisi tawar petani, meningkatkan pendapatan bagi keluarganya, tercapainya kesejahteraan bagi petani dan berbagai manfaat lain yang dijanjikan program ini. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui potensi program Sistem Resi Gudang dalam meningkatkan kesejahteraan dari segi persepsi petani. Objek penelitian adalah petani lada yang berada di Kecamatan Mendo Barat. Data yang didapat adalah data primer menggunakan tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan pemberian kuesioner dengan tehnik sample non probability purposive sampling yang kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa program Sistem Resi Gudang belum dapat berpengaruh untuk meningkatkan kesejahteraan petani baik dari aspek peningkatan akses Sumber Daya, akses Teknologi, akses Pasar maupun akses Sumber Pembiayaan.

References

Amir, V. (2014). Gugurnya Petani Rakyat : Episode Perang Laba Pertanian Nasional. Malang: UB Press.

Ashari. (2012). Potensi dan Kendala Sistem Resi Gudang untuk Mendukung Pembiayaan Usaha Pertanian di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi Vol 29 No. 2, 129-143.

Endang, & Mustofa, M. (2018). Analisa Faktor-Faktor yang Menjadi Kendala Pelaksanaan Sistem Resi Gudang (SRG) Kabupaten Bojonegoro. Journal Research and Analysis : Economy, 45 - 51.

Fachruddin, A., & Rahayu, L. (2017). Evaluasi Prasyarat Keberhasilan Sistem Resi Gudang di Kabupaten Bantul. Agraris : Journal of Agribusiness and Rural Development Research Vol.3 No.2, 103-111.

Khasanah, U., & dkk. (2017). A Potency and Challenge of Warehouse Receipts System (WRS) Implementation in Niaga Mukti Cooperation, Cianjur. Agro Ekonomi Vol.28 No.1, 112-125.

Suryani, E., Erwidodo, & Anugrah, I. S. (2014). Sistem Resi Gudang di Indonesia : Antara Harapan dan Kenyataan. Analisis Kebijakan Keuangan Vol.12 No.1, 69-86.

Tsafu, R. (2015). The Role of Warehouse Receipt System in Improving Cashewnuts Marketing by Smallholder Farmers in Mkinga District. Disertasi: Sokoine University of Agriculture.

Widodo, A. S., & Sholichah, M. (2018). Interest of Rice Farmers to Apply Warehouse Receipt System in Bantul Indonesia: Theory of Planned Behavior Approach. Advances in Engineering Research. Vol.172, 245 - 250.

Wirartha, I. (2006). Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi. Yogyakarta: Cv Andi Offset.
Published
2021-04-13
Section
Articles