The Analisis Kerusakan Jalan Dengan Metode Pavement Condition Index, Surface Distress Index, dan International Roughness Index (Studi Kasus: Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Dlanggu-Gondang Kabupaten Mojokerto)
Analyzing Road Surface Quality and Damage Levels Using PCI, SDI, and IRI Methods: A Case Study on Jalan Jendral Sudirman, Mojokerto
Abstract
Jalan merupakan infrastruktur atau prasarana transportasi yang dapat mempengaruhi kemajuan ekonomi, sosial, budaya, dan politik suatu wilayah. Penggunaan jalan yang berkelanjutan serta volume kendaraaan yang meningkat dapat menyebabkan timbulnya kerusakan jalan yang mempengaruhi kondisi konstruksinya sehingga akan berdampak pada tingkat kualitas, kenyamanan, keamanan, dan kelancaran berlalu lintas. Penelitian ini berfokus pada kondisi perkerasan dan penanganan kerusakan jalan pada lapis permukaan Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Dlanggu-Gondang, Kabupaten Mojokerto menggunakan 3 metode, yaitu Pavement Condition Index (PCI), Surface Distress Index (SDI), dan International Roughness Index (IRI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Kuantitatif dengan pengumpulan data kerusakan jalan untuk perhitungan, yang dapat disajikan dalam bentuk grafik, diagram, dan tabel. Setiap segmen di evaluasi dengan mengukur dimensi, identifikasi jenis dan tingkat kerusakan, serta ketidakrataan jalan. Penelitian ini menggunakan aplikasi Roadlab Pro untuk mengukur nilai IRI. Hasil penelitian dengan metode PCI didapatkan 7 jenis kerusakan yang terjadi antara lain kerusakan Lubang (Potholes) sebesar 42,42%, Tambalan dan Tambalan Galian Utilitas (Pathing and Utility Cut Patch) sebesar 37,92%, Retak Kulit Buaya (Alligator Cracking) sebesar 6,18%, Retak Blok (Block Cracking) sebesar 5,06%, Retak Samping Jalan (Edge Cracking) sebesar 3,93%, Alur Bekas Roda (Rutting) sebesar 2,81%, Pelepasan Butir (Weathering and Raveling) sebesar 1,69%. Sedangkan metode SDI hanya mengidentifikasi 3 jenis kerusakan yaitu Lubang (70,23%), Retak (25,12%), dan Alur Bekas Roda (4,65%). Dan metode IRI hanya menganalisis ketidakrataan jalan. Penelitian menghasilkan nilai yang relatif sama, pada metode PCI dan SDI didapatkan penilaian dengan hasil “Baik” dan jenis penanganan “Pemeliharaan Rutin”, sedangkan metode IRI diperoleh penilaian dengan hasil “Sedang” dan jenis penanganan “Pemeliharaan Rutin”. Untuk memperbaiki tingkat layanan jalan dapat dilakukan pemeliharaan antara lain dengan penutupan retak, penambalan lubang, pengaspalan, dan perbaikan kerusakan tepi perkerasan untuk menjaga kondisi permukaan dan menghindari kerusakan yang ada agar tidak semakin parah serta memperbaiki kenyamanan dan kerataan jalan.
References
American Society for Testing and Material. (2007). Standard Practice for Roads and Parking Lots Pavement Condition Index Surveys D6433. USA: ASTM International.
Departemen Pekerjaan Umum. (1995). Manual Pemeliharaan Rutin Untuk Jalan Nasional Dan Jalan Provinsi, No. 002/T/BT/1995, Jilid II: Metode Perbaikan Standar. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.
Devia. (2021). “Analisis tentang Ketidakrataan Jalan Menggunakan Aplikasi Smartphone di Kota Palangkarayaâ€. Jurnal Media Ilmiah Teknik Sipil, Vol. 10, No. 1, Desember, 2021, Hal 22-29, Jurusan Teknik Sipil UPR, Palangkaraya. doi:10.33084/mits.v10i1.2834.
Gutama, D. S. L. W., Sutrisno, W., Mustofa, R., Apriadin., Tommy, N. W. (2023). “Analisis tentang Kerusakan Jalan Menggunakan Metode IRI dan RCI (Studi Kasus Ruas Jalan Klangon – Tempel)â€. Jurnal Bangun Rekaprima, Vol. 9, No. 2, Oktober, 2023, Hal 257-266, Jurusan Teknik Sipil USTY, Yogyakarta.
Kementrian Pekerjaan Umum. (2021). Manual Aplikasi Sistem Program Pemeliharaan Jalan Provinsi/Kabupaten, No. 22/SE/DB/2021. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.
Kementrian Pekerjaan Umum. (2021). Pedoman Survey Pengumpulan Data Kondisi Jaringan Jalan, No. PD/01/2021/BM. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.
Kementrian Pekerjaan Umum. (2011). Panduan Survey Kondisi Jalan, SMD/03/RCS/2011. Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Marga.
Koromath, H. J., Desei, F. L., Kadir, Y. (2022). “Analisis tentang Kondisi Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan International Roughness Index (IRI) Beserta Alternatif Penanganannya (Studi Kasus Jalan Samaun Palubuhu - Jalan Boliohuto Huidu - Jalan A.K. Luneto)â€. Jurnal Forum Profesional Teknik Sipil, Vol. 10, No. 1, Juni, 2022, Hal 1-9, Jurusan Teknik Sipil UNG, Gorontalo. doi:https://doi.org/10.33019/fropil.v10i1.2785.
Krisna, F. A., Santosa, R., Sujatmiko, B. “Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode PCI Dan Metode Bina Marga (Studi Kasus Jalan Ahmad Yani Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro)â€. Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil, Vol. 4, No. 2, September, 2021, Hal 104-111, Jurusan Teknik Sipil Unitomo, Surabaya. doi:https://doi.org/10.25139/jprs.v4i2.4196.
Roadlab Pro. (2024). App Setup and Data Collection Guide. Belarus: World Bank.
Sayers, M. W., Gillespie, T. D., Paterson, W. D. O. (1986). “Guidelines for Conducting and Calibrating Road Roughness Measurementsâ€. Technical Paper 46. Washington DC: World Bank.
Shahin, M, Y. (1994). Pavement Management for Airport, Road, and Parking Lots. New York: Chapman & Hall.
Authors who publish with CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




