Implementasi Permenkes Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional Melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga Dan Ketrampilan Di Puskesmas Plandaan Jombang

  • Rudi Yuli Widodo
  • Sapto Pramono Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Dr.Soetomo Surabaya
Abstract views: 14 , Full Text downloads: 63
Keywords: Kata kunci : implementasi pelayanan kesehatan tradisional, asuhan mandiri TOGA, faktor yang mempengaruhi deskripsi kualitataif, data dikumpulkan, data dianalisis, kesimpulan.

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yang berarti temuan dan diskusi serta kesimpulan
selalu menggunakan uraian kata kata berupa klausa dan kalimat tidak berupa angka yang bernuansa
hitungan statistic. Adapun rumusan masalah terdiri dari dua focus utama yaitu hasil implementasi dan
analisis terkait faktor yang mempengaruhi implementasi Permenkes Nomor 9 Tahun 2016 tentang
Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional Melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat
Keluarga Dan Keterampilan di Puskesmas Plandaan Jombang. Adapun maksud tujuan penelitian ini
adalah menganalisis hasil implementasi, menganalisis faktor pendukung dan penghambat, dan
menganalisis upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan implementasi Permenkes Nomor 9
Tahun 2016 tentang Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional Melalui Asuhan Mandiri
Pemanfaatan Taman Obat Keluarga Dan Keterampilan di Puskesmas Plandaan Jombang. Metode
penelitian yang digunakan meliputi 2 tahapan utama yaitu data dikumpulkan dan data di analisis.
Data analisis meliputi reduksi data, penyajian data, pembahasan dan diskusi. Peneliti melakukan
trianggulasi data baik trianggulasi personal maupun trianggulasi expert untuk memperoleh keabsahan
dan kevalidan data, sedangkan proses pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan
pencacatan dokumen. Adapun kesimpulan implementasi dari semua aspek telah menganut standar
operasional prosedur dan memenuhi persyaratan Permenkes Nomor 9 Tahun 2016, meskipun tetap
ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil implementasi meliputi Anggaran dana yang terbatas,
Kepedulian masyarakat mengenai potensi tanaman obat keluarga (TOGA) masih rendah, Wawasan
tentang Asman TOGA masih rendah, Kurangnya publikasi dari PEMDA dan program belum menjadi
skala prioritas

References

Arifin, M. 2021. Manajemen Pelayanan
Kesehatan,
http://www.indonesianpublichealth.
com. Diakses: 20 Februari 2023.
Atun, S. 2014. Metode Isolasi Dan
Identifikasi Tuktur Senyawa
Organik Bahan Alam. Jurnal
Konservasi Cagar Budaya
Borobudur.
Azwar, Asrul. 2004. Manajemen Kualitas
Pelayanan Kesehatan. Jakarta :
Pustaka Sinar Harapan.
Dwijowijoto, Ryant Nugroho. 2003.
Kebijakan Publik Formulasi,
Implementasi dan Evaluasi.
Jakarta: PT. Elex Media
Komputindo.
Fitriani, R. A., Amin, R. S., Novarista, E.
W., Hapsari, A. T., Anggraini, N. T.,
Arrizky, N. M., ... & Wahyuni, A. S.
(2022). Pendampingan dan
sosialisasi Asuhan Mandiri
Tanaman Obat Keluarga (Asman
Toga) Sebagai Obat Tradisional
Pada Masyarakat di Boyolali. I-
Com: Indonesian Community
Journal, 2(3), 582-589.
Harfiani, E., Anisah, A., & Irmarahayu, A.
(2018). Pemberdayaan Masyarakat
RW 03 Depok Jaya Dalam
Memanfaatkan Toga Di Lahan
Pekarangan Rumah Sebagai
Minuman Kesehatan. In Seminar
Nasional Hasil Pengabdian Kepada
Masyarakat (Vol. 1, No. 1).

Katili, A. S, dkk. 2015. Inventarisasi
Tumbuhan Obat Dan Kearifan
Lokal Masyarakat Etnis Bune
Dalam Memanfaatkan Tumbuhan
Obat Di Pinogu, Kabupaten
Bonebolango, Provinsi Gorontalo.
Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon.
1 (1): 78-84.
Maulana, A., Khawirian, W., & Arditi, N. M.
(2020). Strategi Pembangunan
Desa Melalui Pemanfaatan Lahan
Kosong untuk Penanaman
Tanaman Obat Keluarga (TOGA)
di Desa Sumberketempa
Kecamatan Kalisat Kabupaten
Jember. JIWAKERTA: Jurnal
Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja
Nyata, 1(1), 14-21.
Maulidiah, Sri. 2014. Pelayanan Publik :
Pelayanan Administrasi Terpadu
Kecamatan (PATEN). Bandung:
CV. Indra Prahasta.
Moenir. 2014. Manajemen Pelayanan
Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi
Aksara.
Pemerintah. 2014. Peraturan Pemerintah
Republik Indonesia Nomor 103
Tahun 2014 tentang Pelayanan
Kesehatan Tradisional. Jakarta:
Sekretariat Negara.
Permenkes No. 9 Tahun 2016 tentang
Upaya Pengembangan Kesehatan
Tradisional Melalui Asuhan Mandiri
Pemanfaatan Taman Obat
Keluarga dan Keterampilan.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nomor 4 Tahun 2019
Tentang Standar Teknis
Pemenuhan Mutu Pelayanan
Dasar Pada Standar Pelayanan
Minimal Bidang Kesehatan.
Rohman, Ainur Ahmad dkk. 2010.
Reformasi Pelayanan Publik.
Malang: Averroes Press.

Sianipar, JPS. 1998. Pelayanan Prima.
Jakarta: Lembaga Administrasi
Negara-RI
Sinambela, Lijan Poltak. Dkk. 2011
.Reformasi Pelayanan Publik.
Jakarta: Bumi Aksara.
Subarsono, M.Si, Ma. 2008. Analisis
Kebijakan Publik Konsep,Teori,
dan Aplikasi. Pustaka Belajar:
Yogyakarta.
Sutarjadi. 1992. Tumbuhan Indonesia
Sebagai Sumber Obat, Komestika
dan Jamu. Prosiding Seminar dan
Loka Karya Nasional Etnobotani.
Fakultas Farmasi Universitas
Airlangga. Surabaya.
Syamsul Arifin, D. L. P. et al. 2022. Mutu
Pelayanan Kesehatan.
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan.
Yamit, Zultan. 2001. Manajemen Kualitas
Produk dan Jasa. Yogyakarta :
Ekonisia.
Warella, Y., 1997, Administrasi Negara
dan Kualitas Pelayanan Publik,
Naskah Pidato Pengukuhan Guru
Besar FISIP UNDIP Semarang.
Wartana, I. K. Edukasi Kepada
Masyarakat Tentang Pemanfaatan
Pekarangan Rumah Dengan
Tanaman Obat Keluarga
(Toga). JURNAL Pengabdian
Kepada Masyarakat, 29(3), 408-
415.
Published
2023-12-06
How to Cite
Widodo, R. Y., & Pramono, S. (2023). Implementasi Permenkes Nomor 9 Tahun 2016 Tentang Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional Melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga Dan Ketrampilan Di Puskesmas Plandaan Jombang. Soetomo Magister Ilmu Administrasi, 397-408. Retrieved from https://ejournal.unitomo.ac.id/index.php/smia/article/view/7408