ANALISIS KINERJA BUS TRANS JATIM SEBAGAI MODA TRANSPORTASI KOTA SURABAYA (STUDI KASUS : KORIDOR 1 RUTE SIDOARJO – SURABAYA – GRESIK)

PERFORMANCE ANALYSIS OF TRANS JATIM BUSES AS A MODE OF TRANSPORTATION IN SURABAYA CITY (CASE STUDY: CORRIDOR 1 ROUTE SIDOARJO – SURABAYA – GRESIK)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.25139/concrete.v3i02.10991

Keywords:

Bus, Kinerja Operasional, Indikator, Permenhub

Abstract

Peningkatan jumlah mobil pribadi di kota metropolitan Surabaya berpengaruh pada kemacetan lalu lintas yang kian parah. Untuk menanggulangi masalah itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan Bus Trans Jatim Koridor I yang melayani jalur Sidoarjo – Surabaya – Gresik. Tujuan studi untuk menganalisis operasional Bus Trans Jatim Koridor I mengacu pada indikator-indikator di Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Minimal Angkutan Umum. Masalah yang diangkat di penelitian ini ialah layanan bus yang belum optimal, seperti waktu perjalanan yang melebihi standar, headway yang stabil, dan masalah keamanan yang mengganggu kenyamanan penumpang. Metode yang diterapkan adalah kuantitatif dan kualitatif, dengan cara pengumpulan data menggunakan observasi langsung di lapangan serta dokumentasi dari pengguna jasa dan pengelola layanan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai load factor adalah 65 %, headway 15 menit, dan rata – rata  waktu tempuh mencapai 120 menit, dengan standar maksimum sebesar 180 menit. Sementara itu, rata-rata kecepatan bus ialah 33 km/jam, masih sesuai dengan standar yang ditentukan yaitu 30 – 50 km/jam. Dari segi kenyamanan dan keamanan, terdapat parameter yang tidak sesuai dengan standar menurut Permenhub No.29 tahun 2015. Kesimpulan dari studi ini menunjukkan  kinerja Bus Trans Jatim Koridor I tergolong cukup, tetapi perlu ada perbaikan pada aspek waktu perjalanan, headway, dan keamanan untuk memenuhi standar pelayanan minimum.

References

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. (2002). Surat Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor 687 Tahun 2002 Tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap dan Teratur. Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, SK.687/AJ.206/DRJD/2002, 2–69.

Juliati, K., & Ayunaning, K. (2024). Evaluasi Kinerja Operasional Bus Trans Jatim Rute Bunder-Porong Evaluation Of Operational Performance Bus Trans Jatim Rute Bunder-Porong. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 01(1),2721–4885. http://ejournal.ft.umg.ac.id/index.php/jtk

Kementrian Perhubungan Republik Indonesia. (2015). PERATURANMENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 29 TAHUN 2015. 2011, 1–17.

Moenir, H. A. S. (2019). H.A.S. Moenir, Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia, (Jakarta : Bumi Aksara, 2010), hlm. 26 7. 7–29.

Nugraha, B. Y. (2015). Evaluasi Kinerja Koridor Ii Batik Solo Trans Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No 10 Tahun 2012. In Tesis (Issue 10).

Downloads

Published

2025-10-28

How to Cite

ANALISIS KINERJA BUS TRANS JATIM SEBAGAI MODA TRANSPORTASI KOTA SURABAYA (STUDI KASUS : KORIDOR 1 RUTE SIDOARJO – SURABAYA – GRESIK): PERFORMANCE ANALYSIS OF TRANS JATIM BUSES AS A MODE OF TRANSPORTATION IN SURABAYA CITY (CASE STUDY: CORRIDOR 1 ROUTE SIDOARJO – SURABAYA – GRESIK). (2025). CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology, 3(02), 125–130. https://doi.org/10.25139/concrete.v3i02.10991

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.