ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI DAN POLA TATA TANAM (STUDI KASUS : DAERAH IRIGASI NGRENGKET KABUPATEN NGANJUK)

ANALYSIS OF IRRIGATION WATER REQUIREMENTS AND CROPPING PATTERNS (CASE STUDY: NGRENGKET IRRIGATION AREA, NGANJUK REGENCY)

  • Egisfia Dzukha A,ifa Universitas Dr. Soetomo Surabaya, Fakultas Teknik, Prodi Teknik Sipil
  • Bambang Sujatmiko Universitas Dr. Soetomo
  • Dayat Indri Universitas Dr. Soetomo
Abstract views: 216 , PDF downloads: 223
Keywords: Irigasi, Kebutuhan Air, Pola Tanam, Sistem Pembagian Air

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air irigasi maksimum dan minimum, menganalisis ketersediaan air pada intake, dan merekomendasikan sistem pembagian air yang optimal. Studi kasus penelitian ini di Daerah Irigasi Ngrengket UPTD Widas Kabupaten Nganjuk dengan luas baku sawah sebesar 601 Ha. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa curah hujan, pola tanam, dan debit air dari intake. Analisis dilakukan dengan menghitung kebutuhan air irigasi maksimum dan minimum serta mengevaluasi ketersediaan air pada intake. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi maksimum mencapai 2,40 liter/detik/hektar dan kebutuhan minimum sebesar 0,60 liter/detik/hektar. Ketersediaan air untuk pola tanam Padi-Padi-Palawija pada Bulan Februari, Maret I, Juli I, dan November I dinyatakan mencukupi, sementara pada Bulan Maret II, Juni I&II, Juli II, Agustus I&II, September I&II, Oktober I&II, November II, Desember I&II, Januari I&II mengalami defisit air. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem pembagian air yang efisien melalui rotasi pemberian air menggunakan sistem golongan. Untuk Daerah Irigasi Ngrengket dibagi menjadi dua golongan. Perhitungan debit rencana menunjukan bahwa Q=100% sebesar 1136,66 liter/detik/hektar dan untuk Q=50% sebesar 568,33 liter/detik/hektar dengan pembagian rotasi periode I selama 3 hari 14 jam dan periode II sebesar 3 hari 10 jam.

References

Firdaus, Wahidah, M., Indriyanti, Ali, M. Y., & Latif, F. (2023). Analisis Kebutuhan Air Irigasi pada Daerah Irigasi Bayang-bayang Kabupeten Bulukumba. Jurnal Teknik Sipil, 9(2), 63–73.

KP-04, 2013. (2013). Standar Perencanaan Irigasi Bagian Bangunan KP-4.

KP–01, 2013. (2013). Standar Perencanaan Irigasi. Kriteria Perencanaan Bagian Perencanaan Jaringan Irigasi KP-1.

KP–02, 2013. (2013). Standard Perencanaan Irigasi. Kriteria Perencanaan Bagian Bangunan Utama KP-02. In Puslitbang Air.

Kusumo, Y. C., Harijanto, D., & Asid, N. J. (2021). Analisis Kebutuhan Air Untuk Irigasi ( Studi Kasus Pada Daerah Irigasi Mondokan / Slumbung Kabupaten Kediri ). Narotama Jurnal Teknik Sipil, 5, 11–21.

Marhendi, T., & Khoirunissa, I. (2021). Analisis Kebutuhan Air Irigasi Di Daerah Irigasi Serayu Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas. CIVeng: Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 2(2), 43–58. https://doi.org/10.30595/civeng.v2i2.11056

Rais, F., Pratama, I. A., & Dewi, N. P. E. L. (2021). Analisis Kebutuhan Dankeseimbangan Air Irigasi Daerah Irigasi Bisok Bokah Di Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Sangkareang Mataram, 8(2), 1–5.

Roedy, S. (2018). Modul Kuliah Irigasi dan Bangunan Air (RC18-4603) Laboratorium Keairan dan Teknik Pantai Departemen Teknik Sipil FTSLK-ITS. In Gunadarma (Issue January).

Sari, K., & Sulaeman, B. (2020). Analisis Kebutuhan Air Irigasi Pada Jaringan Sekunder Di Kota Palopo. PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik, 5(2), 82. https://doi.org/10.51557/pt_jiit.v5i2.606

Winanto, B. Y., Sayekti, R. W., & Ismoyo, M. J. (2022). Studi Evaluasi Kebutuhan Air Irigasi dan Penyusunan Jadwal Pembagian Air pada Daerah Irigasi Kedungrejo Kabupaten Madiun. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(1), 1–27. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.01.02

Published
2025-10-28
How to Cite
A,ifa , E. D., Sujatmiko, B., & Indri, D. (2025). ANALISIS KEBUTUHAN AIR IRIGASI DAN POLA TATA TANAM (STUDI KASUS : DAERAH IRIGASI NGRENGKET KABUPATEN NGANJUK): ANALYSIS OF IRRIGATION WATER REQUIREMENTS AND CROPPING PATTERNS (CASE STUDY: NGRENGKET IRRIGATION AREA, NGANJUK REGENCY). CONCRETE: Construction and Civil Integration Technology, 3(02), 113-119. https://doi.org/10.25139/concrete.v3i02.11028